Pelancong di Jawa Tengah Melonjak 40%

    Mustholih - 11 Juni 2019 18:32 WIB
    Pelancong di Jawa Tengah Melonjak 40%
    Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
    Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat kenaikan signifikan jumlah wisawatan pada musim libur Lebaran Idulfitri 2019. Pengunjung yang berwisata ke Jawa Tengah rata-rata memilih alam sebagai destinasi wisata mereka.

    "Sebelum lebaran kami memprediksikan kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Jateng naik 25 persen. Tapi, kenaikan di masing-masing obyek wisata di Jateng mencapai 40 persen," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinung Nugroho Rahmadi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 11 Juni 2019.

    Namun, Sinung belum bisa mengungkap secara pasti jumlah wisataan yang berkunjung ke Jateng. Data itu baru bisa dirilis pada akhir tahun ini.

    "Kenaikan 40 persen itu berdasarkan pantauan kami dan laporan dari sejumlah pengelola obyek wisata. Di hari biasa atau akhir pekan kunjungan wisatawan 1.000 orang, pada libur lebaran kemarin bisa mencapai 1.400 orang per hari," ujar Sinung menegaskan.

    Solo, Wonosobo, Tegal, Magelang, Banyumas, Jepara, Tegal, dan Semarang menjadi daerah yang menjadi pilihan wisatawan. Sebab, daerah tersebut memiliki banyak destinasi wisata alam unggulan.

    "Sekarang ini sudah menjadi tren, bahwa masyarakat lebih senang kembali ke alam. Obyek wisata alam seperti dataran tinggi, pegunungan, air terjun, sungai, pantai, dan danau menjadi lokasi favorit untuk berkumpul bersama keluarga," ujarnya.

    Meski diklaim sebagai prestasi, Sinung mengakui masih ada keluhan dari pengunjung ihwal tarif di beberapa lokasi yang kelewat mahal. Tarif mahal ini bakal menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov Jateng.

    "Saya sudah mewanti-wanti pengelola wisata dan para pedagang kuliner untuk tidak menaikkan tarif terlalu tinggi. Naik boleh, asal wajar dan pantas. Sudah ada laporan beberapa tarif yang ngepruk, langsung kami tindak," tegas Sinung.

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan kenaikan jumlah wisatawan di daerahnya menjadi berkah. Namun, pengelola diminta jangan seenaknya sendiri menaikkan tarif dan harga bagi pengunjung.

    "Saya selalu berpesan agar pengelola tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan wisatawa. Harganya jangan ngepruk. Kalau tempat wisatanya bagus, bersih, aman, dan nyaman, maka nanti wisatawan merasa kerasan berlama-lama di Jawa Tengah," jelasnya.


     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id