Lansia Prioritas Vaksinasi, Cegah Penularan Covid-19 Saat Silaturahmi Idulfitri

    Kautsar Widya Prabowo - 18 April 2021 14:51 WIB
    Lansia Prioritas Vaksinasi, Cegah Penularan Covid-19 Saat Silaturahmi Idulfitri
    Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers di Bandara Soetta, Banten, Minggu, 18 April 2021. Foto: BPMI Setwapres



    Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menilai kelompok lanjut usia (lansia) rentan terpapar covid-19 saat Idulfitiri 1442 Hijriah. Pasalnya, lansia kerap dikunjungi sanak saudara saat Lebaran.

    "Jadi tolong dipastikan dalam sebulan ini prioritas diberikan vaksinasi kepada para lansia," ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Minggu, 18 April 2021.






    Budi berharap upaya tersebut dapat menjaga kesehatan lansia. Hal ini untuk menekan penularan covid-19 pada kelompok lansia.

    "Mereka senior-senior kita ini bisa kita lindungi kalau nanti dikunjungi oleh keluarganya," tutur dia. 

    Baca: Puasa Tak Ganggu Kekebalan Tubuh Saat Vaksinasi

    Menurut dia, total 59,5 juta bahan baku covid-19 dimiliki Indonesia. Sebelum didistribusikan kepada masyarakat, bahan baku itu diolah terlebih dulu di PT Bio Farma.

    "Diharapkan dalam satu bulan ke depan kita bisa menerima tambahan sekitar 20 juta dosis lagi hasil produksi dari Bio Farma," jelas dia.

    Diprakirakan seluruh bahan baku itu dapat diproduksi menjadi 46-47 juta dosis vaksin. Hal ini akan mempercepat vaksinasi covid-19 pada April-Mei 2021. 

    "Sampai sekarang sudah ada sekitar 22 juta dosis dari 46 juta yang masuk yang sudah kita terima dari Bio Farma dan sudah kita distribusikan ke seluruh daerah," tutur Budi Gunadi.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id