Museum Kretek Kudus Kebanjiran Pengunjung

    Antara - 11 Juni 2019 18:44 WIB
    Museum Kretek Kudus Kebanjiran Pengunjung
    Wisatawan mengunjungi Museum Jenang di Desa Glantengan, Kudus, Jawa Tengah. Antara/Yusuf Nugroho
    Kudus: Museum Kretek Kudus, Jawa Tengah, kebanjiran pengunjung dari berbagai daerah yang memanfaatkan libur Lebaran 2019. Museum yang menceritakan sejarah kretek tersebut hingga saat ini masih dipadati pelancong walau sudah memasuki H+6 Idulfitri 1440 Hijriah.

    Pengunjung tampak lalu lalang keluar masuk museum. Pemandangan seperti itu jarang terjadi pada hari-hari biasa.   

    Fina, salah seorang pengunjung Museum Kretek Kudus mengaku berkunjung ke Museum Kretek karena ingin mengetahui secara lengkap sejarah rokok kretek. Apalagi, dia masih menikmati liburan Lebaran 2019.

    "Setidaknya bisa menambah wawasan tentang tokoh-tokoh pendiri pabrik rokok yang menjadi cikal bakal diproduksinya rokok kretek," ujar warga asal Kota Rembang itu, Selasa 11 Juni 2019,

    Karmiyanto, pengunjung lainnya, mengunjungi museum kretek karena kebetulan berlebaran di Kudus. Dia mengajak semua anggota keluarganya.   

    Selain untuk berwisata, kunjungan ke museum juga dapat menambah wawasan. "Selama ini, sering mendengar tokoh Niti Semito serta Djamhari merupakan pelopor lahirnya rokok kretek pertama di Indonesia serta berperan mengenalkan kretek di berbagai daerah," ujarnya.   

    Kepala UPT Museum Kretek Kudus Kasman mengakui pengunjung Museum Kretek Kudus melonjak hingga lima kali lipat sejak libur Lebaran 2019. Jumlah pengunjung museum yang berkisar 100-an pengunjung per hari kini menjadi 500-an pengunjung.

    Dalam rangka  melayani masyarakat yang ingin berkunjung ke Museum Kretek, tempat itu sudah dibuka untuk masyarakat sejak 6 Juni 2019. "Sepanjang pelajar masih libur, pengunjung museum biasanya masih tetap banyak seperti halnya hari ini," ujarnya.   

    Museum ini memiliki koleksi proses produksi rokok kretek, pembuatan secara manual sampai
    menggunakan teknologi modern. Museum juga menjelaskan sejumlah tokoh penting yang
    berperan dalam memajukan bisnis rokok di Indonesia.   

    Fasilitas tambahan yang tersedia di objek wisata museum di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati itu, antara lain kolam renang, technopark, mini theater, rumah adat Kudus dan taman bermain
    anak.

     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id