comscore

Kelayakan Infrastruktur Sukseskan Mudik 2022

Media Indonesia.com - 06 Mei 2022 23:36 WIB
Kelayakan Infrastruktur Sukseskan Mudik 2022
Kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa. Foto: MI/Ramdani.
Jakarta: Kelayakan infrastruktur menyukseskan mudik Lebaran 2022. Infrastruktur transportasi yang telah dibangun sedemikian rupa memudahkan pemudik.

"Salah satu yang sangat besar berkontribusi menyukseskan kelancaran arus mudik dan balik saat ini karena ketersediaan infrastruktur yang memadai," kata ahli politik ekonomi pembangunan internasional Universitas Gadjah Mada Poppy Sulistyaning Winanti dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 6 Mei 2022.
Dengan infrastruktur, Poppy menilai mobilitas masyarakat dan barang semakin mudah dan cepat. Hal ini dapat dilihat ketika mobilitas masyarakat yang sangat besar seperti saat lebaran. 

"Dengan pembangunan infrastruktur yang masif, membuat arus mudik dan balik lebaran tahun ini lancar," ungkap Poppy.

Dia mengatakan hal itu tak terlepas dari instruksi Presiden Joko Widodo kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Presiden menginginkan pembangunan infrastruktur maksimal melalui BUMN.

Erick, kata Poppy, menindaklanjuti instruksi Kepala Negara dengan mendorong BUMN meningkatkan pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi. Misalnya, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra, Trans Jawa, hingga pembenahan jalur kereta.

Baca: MTI: Program Mudik Sukses, BUMN Perlu Segera Selesaikan Ruas Tol

"Yang terbaru, reaktivasi jalur kereta api Garut. Kita harus apresiasi Erick dan manajemen KAI yang tidak hanya meningkatkan sarana dan prasarana kereta api, tetapi juga adanya peningkatan kualitas layanan yang diberikan," lanjut Poppy.

Poppy menyampaikan BUMN memegang peranan penting dalam perekonomian nasional dan pelayanan kepada masyarakat. Penerapan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik sudah menjadi kewajiban.

Selain itu, dia menilai perusahaan BUMN mesti memiliki profitabilitas yang baik agar bisa menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. BUMN perlu melakukan revitalisasi dan efisiensi.

"Revitalisasi merupakan tantangan yang harus dipikirkan Erick, bisa melalui dana APBN atau sumber pendanaan lainnya seperti menerbitkan obligasi atau IPO di bursa. Namun untuk IPO harus hati-hati. Kepemilikan saham pemerintah harus tetap dominan agar bisa menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat," kata Poppy.


(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id