Strategi Indonesia Kurangi Antrean Haji

    Sri Yanti Nainggolan - 13 Mei 2020 17:27 WIB
    Strategi Indonesia Kurangi Antrean Haji
    Ilustrasi/AFP.
    Jakarta: Indonesia berusaha memangkas antrean haji. Ada lima strategi, pertama melalui penambahan kuota haji.

    "Dengan adanya Visi 2030 di Arab Saudi di mana kuota haji naik tiga kali lipat, berarti antrean bakal turun," ujar Kepala Badan Pelaksana, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu dalam diskusi daring SIAM, Rabu, 13 Mei 2020. 

    Anggito berharap kuota tambahan tersebut bisa diisi jemaah asal Indonesia. Cara kedua yakni memberlakukan pelarangan haji dua kali. Sehingga warga Indonesia cukup beribadan haji satu kali.

    Baca: 2.404 Jemaah Haji Lunasi Pembayaran Tahap 2
     
    Ketiga, pemerintah terus melobi otoritas Arab Saudi terkait kuota. Harapannya, kuota peserta haji dari Indonesia bisa bertambah tiap tahun. 

    "Tiap tahun kita lobi tambah kuota, tahun lalu (dapat) 10 ribu orang," imbuh dia. 

    Keempat, BPKH gencar mempromosikan program ayo haji muda. Menurut dia, pendaftaran haji sejak dini membuat antrean semakin pendek. "Makanya, daftar sekarang," kata dia. 

    Terakhir, Anggito meminta Komisi Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganjurkan umat muslim membayar setoran awal perencanaan haji. Sehingga mereka yang berusia muda dengan gaji rendah bisa diberi kemudahan mencicil biaya haji.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id