Larang Mudik, Satgas Covid-19 Tak Mau Silaturahmi Berakhir Tragis

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 April 2021 19:37 WIB
    Larang Mudik, Satgas Covid-19 Tak Mau Silaturahmi Berakhir Tragis
    Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Istimewa.



    Jakarta: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali mengingatkan masyarakat tidak mudik saat Lebaran 2021. Pasalnya, pandemi covid-19 belum berakhir dan ada tren lonjakan kasus setelah libur nasional.

    “Tidak mudik. Dilarang mudik,” tegas Doni dalam rapat koordinasi penanganan covid-19 bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, Jumat, 16 April 2021.






    Doni menyebut larangan mudik bertujuan mencegah penularan virus berbahaya itu saat bersilaturahmi. Penularan covid-19 dikhawatirkan berdampak pada peningkatan jumlah korban jiwa.

    “Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis, kehilangan orang-orang yang kita sayangi,” papar dia.

    Baca: Larang Mudik Lebaran, Ini Alasan Jokowi

    Larangan mudik diatur dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada 6-17 April 2021. Doni meminta masyarakat menjalankan imbauan itu dengan senang hati.

    Selain itu, Doni mengimbau seluruh pemerintah daerah, tokoh adat, dan tokoh agama memberi pemahaman pada masyarakat. Sehingga, larangan mudik kali ini terlaksana dengan baik.

    Pemerintah melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021. Keputusan ini diambil dari hasil rapat koordinasi tingkat menteri mengenai persiapan penyelenggaraan Idulfitri 1442 Hijriah. Larangan mudik dilaksanakan serentak pada 6-17 Mei 2021.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id