Pemerintah Tambah Gerbang Tol Trans Jawa

    Candra Yuri Nuralam - 27 Mei 2019 07:38 WIB
    Pemerintah Tambah Gerbang Tol Trans Jawa
    ilustrasi- Gerbang Tol Cikarang Utama. ANT/Aprilio Akbar.
    Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi Tol Trans Jawa akan dipadati kendaraan saat musim mudik Lebaran 2019. Pemerintah berencana memperbanyak gerbang tol untuk mencegah penumpukan kendaraan.

    "Kita perkirakan yang menuju Jawa Tengah itu kira-kira 150.000. Nah karena lonjakan demikian jangan takut terjadi kemacetan di Cikarang Utama karena Cikarang Utama akan dibagi dua gerbangnya," kata Budi usai melakukan apel kesiapan mudik Lebaran 2019 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Mei 2019.
    Baca: Pemudik Sepeda Motor Diimbau Ikuti Program Mudik Gratis

    Penambahan gerbang tol paling banyak diberlakukan di Semarang dan Bandung. Dua daerah itu merupakan diprediksi paling banyak dilalui pemudik.

    "Di arah Semarang dan arah Bandung dan mundur kira-kira 40 km dan itu gerbangnya yang tadinya 31 (gerbang) akan dua kali lipat menjadi 60 (gerbang)," ujar Budi.

    Menhub berharap upaya ini dapat mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol. Ia yakin upaya ini bisa mengurai penumpukan kendaraan dan mengurangi kemacetan.

    "Jadi Insyaallah kemacetan yang terjadi di Cikarang itu akan berkurang dengan baik," tutur Budi.

    Sebelumnya, Budi juga mewajibkan angkutan antraprovinsi memenuhi syarat minimal saat melewati Tol Trans Jawa. Ia menilai lonjakan kendaraan secara alami terjadi di Tol Trans Jawa. 

    Sebelumnya, Menhub mengantisipasi adanya lonjakan di tol Trans Jawa saat Mudik 2019. Untuk itu, dia mewajibkan angkutan antar provinsi memenuhi syarat minimal saat melewati tol Trans Jawa. Karena masyarakat ingin sampai lebih cepat ke tujuan.

    Baca: Puncak Arus Mudik Pesawat Diprediksi 31 Mei

    Hal ini juga membuat pengusaha angkutan memilih jalur tersebut. Menhub pun memperketat standarisasi bus untuk mencegah hal yang tak diinginkan.

    "Yang bus premium sudah kita biarkan mereka dengan mekanisme pasar melaksanakan itu, tetapi yang antarkota katakanlah dari Cirebon ke Pekalongan ke Semarang ini harus kita lakukan suatu koordinasi lebih jauh," tegas Budi.




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id