Fatwa MUI: Salat Idulfitri Boleh di Rumah

    Siti Yona Hukmana - 14 Mei 2020 10:50 WIB
    Fatwa MUI: Salat Idulfitri Boleh di Rumah
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri Saat Pandemi Covid-19. Masyarakat bisa melaksanakan ibadah syiar keagamaan itu di kediaman masing-masing. 

    "Salat Idulfitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjemaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid), terutama yang berada di kawasan penyebaran covid-19 yang belum terkendali," demikian tertulis dalam fatma MUI yang dikeluarkan pada Rabu, 13 Mei 2020. 

    MUI tetap membolehkan masyarakat salat Idulfitri secara berjemaah di tanah lapang, masjid, musala, atau tempat lainnya. Namun, ketentuan ini hanya berlaku bila kawasan tersebut sudah terkendali dari korona pada 1 Syawal 1441 Hijriah.

    Pelaksanaan salat Idulfitri, baik di masjid maupun di rumah, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah potensi penularan virus. Hal ini meliputi memperpendek bacaan salat dan pelaksanaan khotbah.

    Berikut panduan kaifiat salat Idulfitri berjemaah:
    1. Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih,
    2. Salat dimulai dengan menyeru "Ashalata Jami'ah", tanpa azan dan ikamah,
    3. Memulai salat Idulfitri dengan niat yang jika dilafalkan berbunyi, "Aku berniat salat sunah Idulfitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala”,
    4. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan,
    5. Membaca doa iftitah,
    6. Membaca takbir tujuh kali di luar takbiratul ihram dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca "Subhanallahi Walhamdulillahi Walailahailallahu Wallahuakbar",
    7. Membaca surah Al-Fatihah diteruskan membaca surah yang pendek dari Al-Qur'an,
    8. Rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

    Fatwa MUI: Salat Idulfitri Boleh di Rumah

    Baca: Umat Muslim Diimbau Salat Id di Rumah

    Sementara itu, ketentuan salat Idulfitri di rumah, yakni:
    1. Salat Idulfitri yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjemaah dan dapat dilakukan secara sendiri (munfarid).
    2. Jika salat Idulfitri dilaksanakan secara berjemaah, ketentuannya sebagai berikut:
    a. Jumlah jemaah salat minimal empat orang, satu orang imam dan tiga orang makmum,
    b. Kaifiat salat mengikuti ketentuan angka 3 panduan kaifiat salat Idulfitri berjemaah,
    c. Usai salat, khatib melaksanakan khotbah,
    d. Jika jumlah jemaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan salat jemaah di rumah tidak ada yang  berkemampuan untuk khotbah, salat Idulfitri boleh dilakukan berjemaah tanpa khotbah.

    Fatwa ini mulai berlaku Rabu, 13 Mei 2020, dan akan disempurnakan jika dibutuhkan. Setiap muslim diharapkan mengetahui fatwa ini dan mengimbau untuk menyebarluaskannya.

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id