Hilal Diprediksi Bisa Terlihat Hari Ini

Arga sumantri - 14 Juni 2018 18:21 wib
Petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan
Petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan melakukan pemantauan hilal (bulan) menggunakan teropong. (Foto: Antara/Abriawan Abhe).

Jakarta: Pemerintah menggelar sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1439 Hijriah sore ini. Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya memprediksi hilal bisa terlihat hari ini. 

Dalam pemaparannya, Cecep menyebut telah terjadi ijtimak pada Kamis, 14 Juni 2018, pukul 02.43 WIB. Kondisi hilal pada waktu ijtimak mencapai ketinggian 7 derajat 43 menit 18 detik. 

"Pemantauan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, umur hilal 15 jam 36 detik," kata Cecep di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Juni 2018.

Cecep memaparkan, data terakhir menunjukkan ketinggian hilal mencapai 7,72 derajat dengan jarak busur 7,84 derajat. Dengan kondisi itu, ada referensi bahwa hilal Syawal 1439 Hijriah pada Kamis, 14 Juni 2018 dapat teramati dari seluruh wilayah Indonesia. 

Namun, Cecep menyebut, ada kecenderungan kondisi cuaca memengaruhi pengamatan hilal. "Ada awan, tapi tak menghalangi pengamatan hilal," ujar dia.

Cecep mengatakan, berdasarkan perhitungan astronomi atau hisab, 1 Syawal bertepatan dengan Jumat Legi, 15 Juni 2018. Hitung-hitungan ini harus dikonfirmasi melalui pengamatan. 

"Hasil hisab merupakan informasi, sementara rukyat ialah konfirmasi," papar dia. 

Sidang isbat digelar selepas magrib dan dipimpin oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Tampak hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin. 

Selain itu, sidang Isbat juga dihadiri Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
 


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.