Dishub DKI Larang Warga Mudik Lokal

    Cindy - 15 Mei 2020 12:31 WIB
    Dishub DKI Larang Warga Mudik Lokal
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menekankan tidak ada mudik lokal bagi warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Masyarakat diminta patuh terhadap pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

    "Selama kawasan Jabodetabek melaksanakan PSBB, maka perjalanan yang diperbolehkan hanya perjalanan untuk kegiatan yang dikecualikan," tegas Syafrin saat dikonfirmasi, Jumat, 15 Mei 2020.

    Mudik lokal yang dimaksud yakni mengunjungi kerabat di wilayah Jabodetabek. Syafrin mengingatkan masyarakat untuk menjaga keluarga dari penyebaran virus korona (covid-19) dengan tidak mudik baik ke luar daerah maupun lokal. 

    "Dari kawasan Jabodetabek itu tentu masih ada zona (jumlah pasien positif covid-19) yang hijau. Contohnya, Kepulauan Seribu. Jika terjadi mudik lokal, bisa jadi apa saudara kita yang ada di pulau?" ujar dia.

    Syafrin menegaskan masyarakat yang membandel akan diputarbalikkan di 33 pos pemeriksaan. Mereka juga berpeluang terkena sanksi.

    "Sekarang itu sudah terbit Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Penegakan Sanksi PSBB. Jadi akan kita kenakan sanksi sesuai dengan Pergub 41," imbuh Syafrin.

    Sementara itu, kepolisian memperbolehkan warga Jabodetabek saling mengunjungi saat Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, Minggu, 24 Mei 2020. Pergerakan masyarakat tidak dibatasi.

    Dishub DKI Larang Warga Mudik Lokal

    Baca: 55,42% Tokoh Publik Tak Setuju Pengoperasian Kembali Transportasi

    "Enggak ada masalah kalau itu (silaturahmi keluarga di wilayah Jabodetabek)," kata Kepala Bagian Operasional Korps Lalu Lintas (Kabag Ops Korlantas) Polri Komisaris Besar (Kombes) Benyamin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020. 

    Menurut dia, warga juga direstui untuk mudik lokal saat Lebaran 2020. Warga Jakarta contohnya bisa pulang ke kampung halaman di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

    "Enggak ada aturannya (pelarangan), boleh-boleh saja," ujar Benyamin.  

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id