4.276 Personel Siaga Selama Operasi Ketupat Jaya 2021

    Siti Yona Hukmana - 04 Mei 2021 15:52 WIB
    4.276 Personel Siaga Selama Operasi Ketupat Jaya 2021
    Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto. Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Operasi kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Jaya 2021 segera digelar. Ribuan personel Polda Metro Jaya dan instansi terkait bersiaga selama operasi yang berjalan sepanjang 6-17 Mei 2021.

    "Kami akan melibatkan personel sebanyak 4.276. Baik itu dari Polri, back up TNI, maupun dari pemerintah daerah. Terutama Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan pemadam kebakaran," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Mei 2021.






    Marsudianto mengatakan banyak kegiatan yang akan dilakukan aparat gabungan dalam Operasi Ketupat itu. Salah satunya, pengamanan mudik Lebaran 2021 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    "Kami akan melakukan penyekatan di 14 titik. Kemudian ada check point sebanyak 17 titik," ujar Marsudianto.

    Petugas juga menjaga tempat wisata yang tersebar di Ibu Kota di luar personel untuk lokasi penyekatan. Misalnya, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, Kota Tua, dan Pulau Seribu.

    Baca: Jelang Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Terminal Kampung Rambutan Naik

    Namun, Marsudianto belum dapat memastikan jumlah personel yang bakal dikerahkan ke masing-masing lokasi wisata tersebut. Jumlah personel yang dikerahkan bervariasi tergantung situasi dan kondisi.

    Pihaknya telah mengatur skema pengamanan di kawasan tersebut. Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan pengunjung di setiap lokasi wisata tersebut.

    "Jadi, untuk tiketnya dibeli secara online, kemudian dibatasi hanya 50 persen. Kalau masih ada juga penumpukan, kami akan lakukan penyekatan buka tutup sementara waktu," ungkap Marsudianto.

    Marsudianto menyebut penyekatan dengan sistem buka tutup lokasi wisata dilakukan sesuai rencana awal. Yakni, sepanjang masa larangan mudik 6-17 Mei 2021 diperpanjang masa pengetatan sesuai adendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1942 Hijriah.

    "Sesuai adendum itu yang berlaku mulai 18-24 Mei. Kami akan teruskan itu untuk melakukan penyekatan, penutupan sementara, atau buka tutup. Sehingga tidak terjdi kerumunan di lokasi wisata," ujar Marsudianto.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id