6 Tips Pengajuan KPR Disetujui

    Rizkie Fauzian - 07 Juni 2021 12:01 WIB
    6 Tips Pengajuan KPR Disetujui
    Tips agar pengajuan KPR diterima bank. Foto: Shutterstock



    Jakarta: Membeli hunian dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi yang dapat dipilih masyarakat. Namun, proses mengajukan KPR ke bank ternyata sangatlah rumit.

    Banyaknya persyaratan KPR terkadang menyita waktu, dan tak jarang yang ditolak bank karena beberapa alasan. Untuk itu penting untuk mempersiapkan diri agar pengajuan Anda diterima bank. 

    1. Lengkapi dokumen 

    Pastikan bahwa dokumen yang ada bawa untuk pengajuan KPR sudah lengkap. Bank akan menolak permohonan KPR jika dokumen tidak lengkap.
     
    Pastikan semua dokumen yang diminta diberikan. Jika terlewat satu saja, tentu ini berarti penolakan. Misalnya fotokopi rekening koran.

     



    Untuk karyawan biasanya Anda diminta slip gaji bulanan dan surat keterangan dari tempat bekerja. Dan untuk pengusaha diminta laporan keuangan.

    Jangan lupa untuk membawa kartu identitas, seperti KPT, Kartu Keluarga, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Ijazah terakhir.

    2. Usia produktif

    Jika usia Anda tidak produktif maka bank akan menolak. Hal tersebut karena bank akan memperkirakan berapa usia pensiun saat cicilan KPR lunas.

    Misalnya, jika usia Anda 45 tahun kemudian mengajukan dengan tenor 20 tahun, kemungkinan KPR Anda akan ditolak.

    3. Lolos BI Checking

    Untuk mendapatkan KPR, Anda harus memiliki citra yang baik di mata bank. Bank akan menolak nasabah yang pernah bermasalah dengan bank.
     
    Misalnya, nasabah pernah terkena kasus penunggakan cicilan. Atau, nasabah terkena kasus hukum lain. Jadi reputasi Anda juga turut dipertimbangkan oleh bank untuk menerima atau menolak KPR Anda.

    4. Kemampuan bayar

    Bank biasanya memberi patokan sebesar 30 persen dari penghasilan per bulan untuk membayar KPR. Namun, ada beberapa bank yang berani mematok sampai 40 persen.
     
    Anda dikatakan mampu jika memiliki penghasilan tetap. Dan, Anda juga dapat diverifikasi oleh pihak bank. Selain itu, saldo tabungan Anda juga harus memenuhi syarat.

    5. Persiapkan DP rumah

    Sebelum membeli rumah dengan KPR, hal yang harus Anda persiapkan adalah Down Payment (DP) dalam jumlah besar. 

    Jika DP yang Anda miliki jumlahnya besar maka pengajuan akan lebih mudah. Hal ini akan mempengaruhi sisa cicilan yang harus Anda bayarkan nantinya.

    6. Cek pengembang 

    Hal yang tak kalah penting adalah mengecek pengembang. Pemilihan pengembang yang baik tentu akan mempengaruhi kejelasan surat-surat ke depannya.

    Selain itu, pengembang yang baik juga tentu memenuhi persyaratan pembangunan rumah. Hal ini agar tidak ada permasalahan di masa yang akan datang.

    Pastikan bahwa pengembang telah menjalin kerjasama dengan bank tempat Anda mengajukan KPR untuk mempermudah prosesnya.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id