comscore

Catat! 6 Tips Jual Rumah agar Cepat Laku

Rizkie Fauzian - 26 Agustus 2021 17:21 WIB
Catat! 6 Tips Jual Rumah agar Cepat Laku
Tips menjual rumah agar cepat laku. Foto: Shutterstock
Jakarta: Bukan tanpa alasan kalau seseorang memutuskan untuk menjual rumah. Rumah adalah aset yang berharga, punya nilai tinggi dan tidak gampang diperjualbelikan.

Maka dari itu, menjual rumah bukanlah perkara mudah.  Hampir tidak mungkin rasanya kalau Anda menjual rumah sekarang, besoknya sudah "deal". 
Menjual rumah agar cepat laku perlu yang namanya strategi dan cara jitu. Berikut tips jual rumah cepat laku ala Lifepal.

1. Renovasi dulu baru pasang iklan

Beberapa kondisi rumah seperti tembok yang lumutan atau atap bocor bisa menurunkan nilai jual rumah tersebut. 

Tidak mau rumahmu dihargai dengan harga yang tidak wajar karena hal tersebut? Kalau kondisi sudah seperti ini, jangan lupa lakukan renovasi di beberapa bagian yang rusak.

Siapa sih yang tergiur sama kondisi rumah yang baik dan bagus? Itulah pentingnya renovasi rumah sebelum dipasarkan. Jadi, setidaknya saat ditanya pembeli kamu bisa jawab kalau kondisi rumahnya baik-baik saja.

2. Cek harga tanah di sekitar wilayah rumahmu

Untuk menentukan harga rumah yang dijual, jangan lupa untuk mengecek harga tanah di sekitar rumah Anda. Sebab, dengan mengetahui harga tanah pasaran di sekitarmu, Anda bisa mematok harga yang wajar ketika menjualnya.

Cara untuk mengetahui harga tanah di sekitar rumah Anda adalah dengan melakukan riset melalui situs-situs pencarian properti di Indonesia. 

Selanjutnya, hitunglah perkiraan harga luas bangunan di rumah yang dijual untuk menemukan berapa harga tanah dan bangunan tersebut. Hasil dari penjumlahan harga itu nantinya akan menjadi valuasi harga rumahmu saat ini.

Selain itu, periksalah Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar rumahmu di dalam Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang setiap tahun diterima. Di sana tertera informasi mengenai NJOP, baik tanah maupun bangunan.

Umumnya rumah dijual seharga dua atau tiga kali lipat di atas NJOP. Beda lagi kalau letak rumah yang dijual termasuk strategis, harganya bisa berkali kali lipat. Cara di atas bisa Anda lakukan untuk menghindari kerugian.

3. Manfaatkan situs jual beli

Gak afdol kalau Anda tidak memanfaatkan internet untuk pasang iklan di situs jual beli rumah. Trik agar jualan laku adalah dengan menampilkan foto yang representatif dan memanfaatkan fitur advertise agar iklan rumahmu muncul di halaman pertama. 

Disarankan untuk tetap pasang iklan dan lihat bagaimana reaksi dan antusias calon pembeli. Sediakan waktu kalau ada calon pembeli yang bertanya dan mau melakukan cek fisik.

4. Pasang iklan di media sosial

Media sosial, khususnya Instagram, terbilang efektif untuk memasang iklan jual rumah. Unggahlah foto-foto rumah yang Anda jual beserta informasinya. Jangan lupa untuk di-boost dan targetkan siapa yang bakal melihat unggahan ini.

Untuk bisa melakukan ini, profil akun Anda diubah terlebih dahulu ke profil bisnis. Dengan demikian, otomatis Anda tak lagi bisa mengaktifkan mode private di Instagram di mana semua bisa menstalking akun Anda tanpa harus melakukan request. 

Tak usah takut kalau memang akun Anda bakal sering dikepoin. Siapa tahu malah mereka mau beli. Selain Instagram, ada juga YouTube. Caranya dengan membuat video slideshow rumah yang akan dijual. 

5. Ketahui waktu yang tepat ketika mengaktifkan fitur advertise

Gak ada salahnya kalau Anda sudah memasang iklan di situs jual beli dan media sosial, yang penting jangan terlalu cepat mengaktifkan fitur advertise. Sebaiknya telusuri dulu apakah ini memang waktu yang tepat atau tidak, bagaimana caranya? 

Pahamilah kalau transaksi rumah itu padat. Kalau Suku Bunga BI naik, maka harga rumah pun ikut naik. Intinya ketika perekonomian bergairan, transaksi beli rumah pun bakal lumayan ramai. 

6. Manfaatkan agen properti untuk jual rumah

Pakai jasa agen properti juga bisa dijadikan alternatif menjual rumah agar cepat laku. Cara ini biasanya dilakukan bagi mereka yang tak sempat dan tak punya waktu untuk jual rumahnya sendiri. 

Jangan sembarangan ya pilih agen properti. Pilihlah yang sudah punya riwayat bagus dan no tipu tipu. Kalau sudah terjual, berikan komisi untuk si agen tadi.

Berapa komisi yang diberikan? Biasanya mereka mendapatkan 2,5 persen dari total harga jual rumah. Disarankan bernegosiasi dengan di broker untuk menentukan besaran komisinya. 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id