Mau Investasi Properti? Simak 5 Keuntungannya

    Rizkie Fauzian - 13 Oktober 2021 10:51 WIB
    Mau Investasi Properti? Simak 5 Keuntungannya
    Keuntungan berinvestasi properti. Foto: Shutterstock



    Jakarta: Investasi properti banyak dipilih karena nilainya yang terus naik di masa mendatang. Bagi banyak pelaku usaha, sektor properti masih menjadi primadona untuk menancapkan modal.

    Tak hanya itu, investasi properti dinilai lebih cepat mendatangkan keuntungan dan minim risiko jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya seperi saham. Berikut ini adalah beberapa keuntungan investasi properti dikutip dari laman Lamudi.co.id

    1. Miliki pendapatan 

    Jika memilih investasi properti, Anda akan mendapatkan pendapatan finansial dari hasil menjual atau menyewakan properti.

     



    Investasi properti bisa berupa rumah, tanah kavling, ruko, apartemen, bangunan toko/kios, dan masih banyak jenis investasi properti lainnya. Harga sewa atau harga jual properti ditentukan berdasarkan harga pasar.
     
    Bandingkan dengan investasi finansial. Pendapatan yang diperoleh oleh Anda selaku investor berupa bunga. Sedang jika bentuk investasi finansial Anda adalah saham, maka pendapatan yang akan Anda peroleh adalah dividen yang akan diberikan setiap tahunnya.
     
    Kesimpulannya, keuntungan yang didapat dari investasi properti jauh lebih pasti dan lebih besar karena setiap waktunya terjadi kenaikan nilai properti. Apalagi mengingat semakin meningkatnya jumlah permintaan akan properti tiap waktunya.

    2. Harga naik

    Karena sifatnya yang langka alias terbatas, harga properti seperti tanah dan bangunan sudah dipastikan akan terus mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan harga-harga barang lainnya.
     
    Sesuatu yang langka akan berpengaruh pada nilai ekonomi barang itu sendiri. Anda bandingkan dengan investasi finansial seperti saham. Nilai harga saham akan naik jika kinerja perusahaan dinilai baik. Namun jika kinerja perusahaan buruk, nilai harga saham akan mengalami penurunan.

    3. Miliki proteksi terhadap inflasi

    Laju kenaikan harga properti setiap tahunnya jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju inflasi.

    4. Adanya kontrol sebagai pemilik properti

    Anda sebagai pemilik properti dan sekaligus investor memiliki kendali penuh terhadap properti yang dimiliki. Misalnya, ingin menjual, menahan, membangun, memperbaiki, atau menyewakan. Sementara, para investor finansial hanya bisa membeli, menahan, dan menjual investasi finansial saja.

    5. Memiliki daya ungkit

    Investasi properti memiliki daya ungkit yang tinggi. Contohnya hanya dengan modal Rp100 juta saja Anda bisa membeli properti seharga Rp500 juta dengan sisa kekurangan modal bisa Anda dapatkan dari pinjaman bank.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id