comscore

Milenial, Begini Caranya Punya Rumah

Eko Nordiansyah - 01 Juni 2022 17:27 WIB
Milenial, Begini Caranya Punya Rumah
Tips beli rumah untuk milenial. Foto: Shutterstock
Jakarta: Meningkatnya golongan usia produktif dan naiknya kemapanan secara finansial mendorong minat serta keinginan masyarakat untuk semakin melengkapi kebutuhan pokok dari hidup mereka. Selain makanan dan pakaian, memiliki hunian juga menjadi mimpi dari banyak orang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk Indonesia didominasi oleh Gen Z yakni 27,94 persen dan generasi milenial 25,87 persen. Hal ini menunjukkan permintaan dan peluang di pasar properti bagi masyarakat usia produktif dan bekerja memiliki potensi yang cukup tinggi.
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga terus mendorong agar generasi milenial di Indonesia dapat memiliki rumah sendiri. Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, saat ini adalah momen yang tepat untuk membeli rumah.

"Saat ini merupakan momen yang tepat untuk membeli rumah karena selain harga yang terus naik setiap tahun, pemerintah juga tengah gencar memfasilitasi dengan pengadaan dan program subsidi sehingga rumah pun menjadi lebih terjangkau," kata dia dilansir dari keterangan di Jakarta, Rabu, 1 Juni 2022.

Banyak pengembang properti di Indonesia kini juga hadir dengan pilihan proyek hunian yang menawarkan ketersediaan rumah baru yang bisa menjadi incaran dan sesuai kapasitas keuangan kaum milenial, dengan lokasi strategis, kemudahan akses dan sarana transportasi serta fasilitas lengkap namun dengan harga murah.

Selain menjadi hunian, membeli properti dari sekarang juga bisa menjadi pilihan investasi yang baik untuk jangka panjang. Di saat seseorang telah memiliki pekerjaan serta penghasilan tetap, ditambah dengan harga di sektor properti yang cenderung terus naik, alangkah lebih baik jika rencana untuk memiliki rumah impian tidak sampai terus tertunda. 

Berikut beberapa strategi membeli properti untuk kaum milenial:

1. Ubah gaya hidup dan tetapkan target

Membeli rumah terdengar sangat mahal dan penghasilan serta tabungan yang dimiliki sekarang selalu terasa tidak cukup. Coba teliti kembali neraca keuangan untuk memastikan apakah benar tidak cukup atau hanya karena terbentur gaya hidup bersaing dengan kebutuhan. Perlu diingat bahwa memiliki rumah merupakan kebutuhan. Dengan berpegang pada prinsip tersebut dan menetapkan target, kita akan dapat lebih spesifik dalam mengatur anggaran.

2. Kunjungi pameran properti

Mendatangi pameran properti akan memberikan informasi lebih mengenai kondisi industri serta ketersediaan dan harga. Hal ini tentunya akan membantu kita dalam menyesuaikan dan menetapkan pilihan yang paling sesuai.

3. Hitung kebutuhan dana

Mengasumsikan kenaikan sekitar 10 persen dari harga asli properti yang diincar akan membantu kita menentukan besaran anggaran yang perlu disiapkan. Rumusan ini juga akan mempermudah penentuan langkah yang harus diambil di masa pembayar angsuran serta jangka waktu yang diperlukan untuk melunaskan.

 4. Cari penyedia kredit yang tepat

Sudah menyisihkan dana, namun masih butuh sedikit tambahan? Pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA) bisa jadi pilihan untuk mendukung rencana. Salah satu sumber dana tambahan bisa didapat melalui program OK KTA dari OK Bank yang memberikan pinjaman hingga Rp 200 juta dengan tenor sampai 60 bulan.

Department Retail OK Bank Hardiansyah Ramadhan mengatakan, OK Bank berusaha memenuhi komitmen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ia menyebut, memiliki rumah bisa menjadi titik awal pengembangan kehidupan, terutama bagi generasi Z dan milenial. 

"Kami berharap, kemudahan dan efisiensi yang kami tawarkan melalui program kami akan dapat membantu mereka memenuhi perencanaan dan apabila mereka memiliki kebutuhan untuk dana cepat, berapapun besaran nominalnya," ungkapnya.

OK Bank menawarkan akses pengajuan kredit yang mudah, melalui persyaratan sederhana yakni cukup melampirkan identitas diri (KTP) dan referensi bukti vaksin kedua. Proses pengajuan pinjaman juga cepat dengan pencairan cukup satu hari kerja apabila dokumen yang disertakan lengkap dan sesuai.

"Program yang OK Bank ini menawarkan suku bunga yang kompetitif, mulai dari 0,89 persen sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan pembayaran berkala di kemudian hari," pungkas dia.

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id