comscore

5 Tips Merawat Lantai Kayu agar Tak Mudah Lapuk

Rizkie Fauzian - 21 Januari 2022 14:58 WIB
5 Tips Merawat Lantai Kayu agar Tak Mudah Lapuk
Cara membersihkan lantai kayu yang tepat. Ilustrasi: Shutterstock
Jakarta: Kayu merupakan salah satu material yang banyak dipilih dalam interior rumah, salah satu penggunaannya di lantai. Lantai berbahan kayu dianggap menambah kehangatan pada interior.

Selain itu, lantai kayu juga dinilai lebih estetik karena memiliki warna dan corak yang menarik. 
Lantai kayu juga dinilai lebih awet, bahkan hingga 20 tahun dengan perawatan yang tepat.

 



Agar lantai kayu di rumah awet, berikut ini cara tepat membersihkan dan merawatnya agar bebas dari keropos, dikutip dari The Spruce.

1. Rutin sapu dan vakum

Sapu atau vakum setiap hari untuk menghilangkan debu dan bekas-bekas makanan yang dapat menyebabkan goresan dan merusak lapisan akhir lantai. Jangan lupa untuk membersihkan area bawah karpet secara teratur. 
 
Gunakan sapu dengan bulu lembut untuk menghilangkan debu atau kotoran dari lantai kayu. Gunakan pengki atau penyedot debu untuk mengambil debu yang terkumpul.
 
Sebaiknya gunakan dua pel microfiber, satu pel kering untuk membersihkan debu dan satu lagi dengan serat yang lebih padat untuk pel basah. 
 
Meskipun penyedot debu dapat digunakan di lantai kayu keras, pilihlah yang memiliki rol berbulu lembutuntuk mencegah goresan. 

2. Hindari basah

Untuk membersihkan noda atau benda-benda cair, cukup gunakan lap untuk membersihkannya. Namun, lantai jenis ini akan mudah lapuk jika terkena air.
 
Segera bersihkan jika ada noda lumpur, makanan cair atau air karena akan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. 
 
Bersihkan dengan handuk kertas atau kain, kemudian bilas dengan kain atau pel yang sedikit dibasahi air. Lap searah serat kayu untuk mencegah goresan.

3. Pel secara rutin

Untuk membersihkan debu, Anda perlu mengepel lantai kayu minimal sekali seminggu. Namun, ingat jangan pernah menggunakan pel yang sangat basah karena dapat merusak lantai kayu dan menyebabkannya melengkung.
 
Basahi sedikit pel dengan air, kemudian lap mengikuti serat kayu dan biarkan kayu benar-benar kering sebelum Anda injak.
 
Jika Anda menggunakan pembersih lantai kayu, pilihlah yang memiliki aplikator semprot atau pel yang memiliki fitur semprotan isi ulang.

4. Jangan menggunakan pembersih keras

Jangan pernah menggunakan bahan kimia keras seperti pemutih klorin, amonia, minyak pinus, atau cuka murni. Pilih produk yang diformulasikan untuk lantai kayu. 

5. Perawatan lantai

Salah satu cara perawatan lantai kayu adalah dengan cara re-coating atau mengecat ulang setiap tiga bulan sekali.
 
Lantai kayu yang tak terawat akan mudah menjadi sarang rayap dan mengalami keropos ketika lantai kayu tersebut mulai lembap. 
 
Hal ini membuat cara pembersihan dengan pel basah kurang dianjurkan, sebaiknya gunakan penyedot debu. 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id