Pengadaan Tanah Proyek Tol Capai 16.582 Ha

    Rizkie Fauzian - 06 Maret 2020 10:23 WIB
    Pengadaan Tanah Proyek Tol Capai 16.582 Ha
    Pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) capai 38 ribu ha. Ilustrasi: Shutterstock
    Jakarta: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) mencapai lebih dari 38 ribu hektare (ha) hingga Desember 2019.

    Direktur Jenderal (Dirjen) Pengadaan Tanah Arie Yuriwin mengungkapkan bahwa pengadaan tanah terdiri dari penyediaan tanah untuk pembangunan jalan tol, rel kereta api, irigasi, dan bendungan. 

    "Kita telah berhasil menyediakan tanah untuk pembangunan 60 ruas jalan tol seluas 16.582 ha, 16 jaringan rel kereta api seluas 728,6 ha, 12 proyek irigasi seluas 768,02 ha, 26 proyek bendungan seluas 7.946 ha," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Maret 2020.

    Arie menambahkan bahwa Kementerian ATR juga mengadakan tanah untuk proyek-proyek lain seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dukungan energi listrik, dan kilang minyak. 

    "Kementerian ATR telah menyelesaikan pengadaan tanah untuk dua proyek KEK seluas 8.183 ha, satu proyek pembangunan PLBN seluas 50,2 ha, 13 proyek infrastruktur kelistrikan seluas 4,131 ha, dan satu proyek kilang minyak seluas 43,01 ha," ujarnya.

    Di samping itu, Ditjen Pengadaan Tanah juga memiliki kegiatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) di mana pada 2019 berhasil memetakan 3,3 juta ha atau 90,88 persen dari target awal 3,7 juta ha. 

    "Secara nasional, sampai dengan 2019 seluas kurang lebih 32 juta ha atau setara dengan 51,51 persen berhasil terpetakan. Dan sampai saat ini terdapat 242 Kantor Pertanahan yang sudah menggunakan Peta ZNT sebagai dasar penentuan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dirjen Pengadaan Tanah telah menyertifikasi Barang Milik Negara (BMN) mencapai 6.901 bidang tanah atau lebih tinggi dari target 6.852 bidang tanah atau setara 100,72 persen.

    Ke depan, Ditjen Pengadaan Tanah memiliki target Peta ZNT seluas 3.058 ha, Sertifikasi BMN sebanyak 15.426 bidang tanah, Inventarisasi Tanah Instansi Pemerintah di 33 Provinsi.

    Selanjutnya mengeluarkan lisensi Penilai Tanah sebanyak 100 SK, melakukan Penetapan Tanah Pemerintah sebanyak 75 SK dan menyertifikatkan 25.437 ha Hak Pengelolaan (HPL).



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id