Konsep TOD Terintegrasi Sistem Transportasi Massal

    Ade Hapsari Lestarini - 21 Februari 2020 12:43 WIB
    Konsep TOD Terintegrasi Sistem Transportasi Massal
    Ilustrasi bangunan transit oriented development terintegrasi transportasi massal. Foto: dok Adhi Commuter Properti.
    Tangerang: Banyak pekerja Ibu Kota yang tidak mendapatkan hunian di kawasan Jakarta memilih bertempat tinggal di luar Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dan berkendara menuju lokasi kerja dengan mobil pribadi.

    Akibatnya, hal ini berimbas pada kemacetan lalu lintas yang justru memperberat masalah perumahan di Jakarta.

    Transit Oriented Development (TOD) atau pengembangan berorientasi transit pun dinilai menjadi solusi bagi masalah transportasi dan lingkungan di kawasan kota besar seperti Jakarta.

    "TOD dikembangkan dengan mengintegrasikan sistem jaringan transportasi massal. Sehingga, para pengguna kendaraan pribadi lebih memilih menggunakan transportasi umum," ujar Project Director Cisauk Point Teguh Waskitha dalam keterangan resminya, Jumat, 21 Februari 2020.

    Teguh mengatakan bahwa Cisauk Point merupakan bagian dari LRT City yang menerapkan konsep TOD yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal yang bersifat multimoda, yaitu KRL dan bus.

    Cisauk Point merupakan produk kolaborasi antara PT Adhi Commuter PropertI (ACP) yang merupakan anak usaha BUMN dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mengembangkan lahan seluas 1,65 hektare (ha), berlokasi tepat berada di sisi stasiun KRL Cisauk dan terminal bus Cisauk.

    Sebagai bagian dari kepedulian bagi kaum komuter, Cisauk Point berinisiasi membangun jalur pedestrian yang dilengkapi dengan taman kota. Jalur pedestrian dengan panjang 200 meter dan lebar 2,5 meter ini diresmikan oleh Senior Manager Komersialisasi Non Angkutan PT KAI Sujarwo, Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Indra Syahruzza, dan Project Director Cisauk Point Teguh Waskitha.

    "Kami berharap dengan adanya jalur pedestrian ini dapat mempermudah dan memberikan kenyamanan bagi kaum komuter dalam menjangkau akses moda transportasi massal dan menuju tempat tinggal mereka," ujar Teguh saat peresmian jalur pedestrian yang diinisasi oleh PT ACP bersama PT KAI.

    Ia menambahkan bahwa kini Stasiun Cisauk telah resmi beroperasi sejak 1 Februari 2019 lalu. Dalam sehari, stasiun tersebut memiliki daya tampung hingga 20 ribu penumpang. Saat ini Stasiun Cisauk telah dimanfaatkan oleh 5.500 penumpangnya setiap hari. Stasiun Cisauk melayani KRL Commuter Line rute perjalanan Jakarta (Stasiun Tanah Abang)-Rangkas Bitung (Stasiun Maja).

    "Stasiun Cisauk mempermudah para kaum komuter. Selain itu, adanya interkoneksi antarmoda mampu menekan biaya transportasi para pekerja dan juga sisi efisiensi waktu pun dapat tercapai," jelas Teguh.

    Sementara untuk kawasan Cisauk Point akan dikembangkan enam tower apartemen dengan total hunian sebanyak 2.641 unit. Bagi kaum komuter, ujarnya, Cisauk Point menyediakan dua tipe, yaitu studio dengan luas 24,4 m2 dan 1 BR 35 m2. Tipe ini mengikuti dari kebutuhan mereka yang memerlukan hunian simpel namun strategis. Untuk harga perdana, tipe studio ditawarkan dengan harga Rp300 jutaan.

    "Pembangunan Cisauk Point telah dimulai pada Agustus 2019. Kami akan mengembangkan tower-tower secara bertahap. Ditargetkan pembangunan keseluruhan tower di kawasan Cisauk Point selesai pada 2025," pungkas dia.

    Selain Cisauk Point, anggota LRT City, PT. Adhi Commuter Properti memiliki 10 proyek lainnya yang berada di sepanjang jalur KRL, Jabodebek dan busway di antaranya LRT City Bekasi Timur-Eastern Green & Green Avenue, LRT City Jatibening Baru-Gateway Park, LRT City Ciracas-Urban Signature, LRT City Sentul-Royal Sentul Park, LRT City MT Haryono-The Premiere MTH, MTH 27 Office Suites, LRT City-Rivia, LRT City-Adhi City, dan LRT City-Grand Central Bogor.




    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id