Kementerian PUPR Buka 1.048 Formasi CPNS 2019

    Anggi Tondi Martaon - 12 November 2019 12:34 WIB
    Kementerian PUPR Buka 1.048 Formasi CPNS 2019
    CPNS saat mengikuti Presidential Lecture 2019. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka 1.048 formasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Formasi yang dibuka untuk jabatan fungsional jenjang keahlian dan keterampilan.

    Dalam surat 8 November 2019 tersebut, Kementerian PUPR merinci alokasi formasi yang dibutuhkan. Untuk alokasi umum mendapatkan porsi tersebar dalam penerimaan CPNS 2019, yaitu sebanyak 877 formasi.

    Sementara kategori lulusan terbaik (cumlaude) dibuka untuk 105 formasi. Peserta yang masuk kategori ini harus berasal dari perguruan tinggi dalam negeri dan program studi terakriditasi A saat kelulusan. Hal serupa juga berlaku bagi lulusan perguruan tinggi dari luar negeri.

    Untuk penyandang disabilitas hanya disediakan sebanyak 21 formasi. Peserta yang masuk dalam kategori ini merupakan penyandang disabilitas kaki atau tungkai bawah bersifat permanen dan masih dapat beraktifitas sendiri.

    Kementerian PUPR juga menyediakan formasi khusus untuk putra/putri asli Papua dan Papua Barat. Untuk seleksi CPNS 2019, jumlah formasi yang disediakan sebesar 45 formasi.

    Selain itu, dalam surat tersebut juga tertera syarat umum yang harus dipenuhi oleh calon peserta seleksi CPNS 2019 Kementerian PUPR, yaitu:

    1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit TNI, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

    3. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.

    5. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih (dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS).

    6. Bebas dari penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya dan tidak pernah terlibat tindak pidana terkait penyebaran Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA yang masih berlaku pada saat dinyatakan lulus pada Pengumuman Kelulusan Akhir Seleksi Pengadaan CPNS).

    7. Bersedia untuk membatalkan perjanjian/kontrak kerja dengan instansi pemerintah/swasta lain, pada saat dinyatakan lulus.

    8. Bersedia ditempatkan di seluruh Unit Organisasi/Unit Kerja/Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dibuktikan dengan menandatangani dan menyampaikan Surat Pernyataan pada saat pendaftaran).

    9. Bersedia bekerja dan menjalani ikatan dinas sekurang-kurangnya selama 10 tahun dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sejak diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dibuktikan dengan menandatangani dan menyampaikan Surat Pernyataan pada saat pendaftaran).

    10. Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer yang meliputi kemampuan mengoperasikan sistem operasi, menggunakan microsoft office dan menggunakan internet (pengoperasian email dan kemampuan browsing/searching).

    Adapun pada seleksi CPNS 2019, Pemerintah membuka 152.286 formasi yang dibagi atas 37.425 formasi untuk 68 Kementerian dan Lembaga, dan sebanyak 114.861 formasi pada 462 Pemerintahan Daerah. Untuk mendaftar dalam proses seleksi CPNS 2019, masyarakat dapat mengakses website sscasn.bkn.go.id.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id