Tata Ruang dan Bangunan di Depok Memprihatinkan

    Media Indonesia - 08 Januari 2020 11:12 WIB
    Tata Ruang dan Bangunan di Depok Memprihatinkan
    Pekerja di Jalan Margonda, Depok. Foto: MI/Bary Fathahilah
    Depok: Banjir tak hanya terjadi di kawasan Jakarta saja, namun wilayah pinggiran seperti Depok ikut tergenang air. Hal ini terjadi karena adanya perubahan dalam tata ruang di Depok.

    "Ya, akar persoalannya ialah pelanggaran tata ruang dan tata bangunan yang menyebabkan Kota Depok mengalami banjir hebat," ujar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok Citra Indah Yulianti di Balai Kota Depok.

    Menurutnya, tak hanya persoalan tata ruang yang mengakibatkan banjir tetapi juga adanya perubahan iklim. Selain itu, kondisi tanah Kota Depok juga tergolong labil.

    "Sesuai kondisi alam, Kota Depok memerlukan banyak kolam resapan dan sumur resapan," kata Citra. 

    Sementara itu, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan titik banjir di Kota Depok bertambah menjadi 80 titik, padahal sebelumnya 25 titik.

    "Ada 55 titik banjir baru yang muncul selama banjir yang terjadi awal 2020. Dulu hanya 25 titik," ujarnya.




    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id