53 Rumah Dibangun untuk Warga Terdampak Bandara Yogya

    Rizkie Fauzian - 06 Oktober 2020 17:21 WIB
    53 Rumah Dibangun untuk Warga Terdampak Bandara Yogya
    Sebanyak 53 rumah dibangun untuk warga terdampak pembangunan bandara di Yogya. Foto: Kementerian PUPR
    Yogyakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan membangun sebanyak 53 unit rumah khusus (Rusus) untuk masyarakat yang terdampak pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA).

    Rusus yang dibangun di Dusun Sewates, Kelurahan Kaligintung, Kulonprogo tersebut merupakan tipe 36 meter persegi dan dilengkapi dengan jaringan listrik, air bersih, drainase serta jalan lingkungan yang baik.

    "Kami telah membangun rumah khusus 53 unit untuk masyarakat yang tanah dan rumahnya digunakan untuk pembangunan Bandara YIA," ujar Direktur Rumah Khusus Ditjen Perumahan Kementerian PUPR R Johny Fajar Sofyan Subrata dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Johny menerangkan Rusus di Kabupaten Kulonprogo telah dibangun sejak 2017. Hingga saat ini setidaknya ada sekitar 103 unit Rusus yang dibangun Kementerian PUPR untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo.

    "Rusus ini diperuntukkan kepentingan atau keperluan khusus termasuk mendukung program pemerintah termasuk mendukung lokasi yang terdampak bencana dan keperluan khusus lainnya," ungkapnya.

    Saat ini kondisi Rusus telah selesai dibangun dan akan mulai dihuni oleh masyarakat yang berhak menempati rumah tersebut.

    "Rusus ini telah siap dihuni dan kuncinya juga akan diserahkan kepada para penghuni. Kami berpesan kepada pemerintah kabupaten dan masyarakat untuk merawat serta memelihara Rusus ini sehingga menjadi rumah yang layak huni apalagi dimasa pandemi ini," jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Jawa III Mochamad Mulya Permana menyatakan, berdasarkan data yang ada di, Rumah Khusus di Kaligintung ini dibangun pada 2019 lalu dan merupakan hasil kerjasama Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dengan Kementerian PUPR.

    "Rusus ini dapat menampung sekitar 212 jiwa. Total alokasi dana pembangunan Rusus tersebut sebesar Rp8,16 miliar," terangnya.

    Lebih lanjut, dirinya menerangkan, setiap rumah di bangun di atas lahan 80 meter persegi. Adapun ruang yang ada di Rusus tersebut antara lain ruang tamu, ruang keluarga, dua kamar tidur, dan satu kamar mandi.

    Masyarakat yang akan menempati Rusus tersebut berasal dari sejumlah desa yang terdampak pembangunan Bandara YIA yakni dari Desa Palihan, Glagah, dan Kaligintung. Pelaksanaan pembangunannya dimulai pada bulan April 2019 dan selesai pada Desember 2019.  

    Rumah yang terbangun memiliki material dinding dari bata ringan dengan atap dengan struktur baja ringan. Semua rumah tersebut dibangun di atas lahan Paku Alam Ground (PAG).

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id