SMF Siapkan Rp20 Miliar untuk Kembangkan Homestay

    Antara - 05 April 2021 21:30 WIB
    SMF Siapkan Rp20 Miliar untuk Kembangkan <i>Homestay</i>
    Salah satu homestay di KSPN Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Foto: Kementerian PUPR



    Jakarta: Tingkat keterisian homestay di destinasi wisata yang dibiayai oleh PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mulai berangsur pulih capai 30 persen.

    "Occupancy rate mulai ada pertumbuhan dari yang awalnya 10 persen, 20 persen, sekarang mulai 30 persen," kata Direktur Keuangan dan Operasional SMF Trisnadi Yulrisman saat konferensi pers daring, Senin, 5 April 2021.






    Trisnadi menyampaikan bahwa homestay yang diberi bantuan pembiayaan berada pada tahap pemulihan akibat pandemi covid-19. Bahkan, beberapa di antaranya sudah sanggup membayar cicilan.

    "Ada beberapa yang di enam bulan pertama mengambil program relaksasi tetapi di enam bulan berikutnya mereka sudah sanggup membayar cicilan kembali. Artinya mereka melihat ada potensi dari wisatawan domestik," jelas Trisnadi.

    Geliat pemulihan homestay, lanjut dia, juga terlihat dari beberapa existing homestay seperti di kawasan Mandalika dan Gunung Kidul telah mengajukan untuk menambah plafon.

    "Mereka sudah bergeliat lagi bergerak untuk menyambut wisatawan, nanti kalau herd immunity sudah berjalan tentunya kegiatan wisatawan akan berjalan dengan kondisi terbaru," ujarnya.

    Adapun pada 2021, SMF menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar untuk pembiayaan pengembangan produk wisata atau homestay di destinasi wisata super prioritas.

    Bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, PT SMF menyalurkan dana kepada pemilik homestay untuk membangun atau merenovasi homestay yang dimiliki agar menarik minat wisatawan. 

    Program tersebut memberikan pembiayaan dengan plafon maksimal Rp150 juta dengan tenor kredit maksimal 10 tahun dan suku bunga tiga persen per tahun.

    Pembiayaan tersebut telah disalurkan kepada 15 homestay yang berada di Desa Kemuning, Karanganyar, Desa Sarongan, Banyuwangi, dan Desa Mertak, Lombok.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id