Rumah Terdampak Gempa di Ambon Mulai Diperbaiki

    Rizkie Fauzian - 08 Oktober 2019 19:43 WIB
    Rumah Terdampak Gempa di Ambon Mulai Diperbaiki
    Perbaikan rumah terdampak gempa di Ambon. (dok. Kementerian PUPR)
    Ambon: Pemerintah memperbaiki rumah yang terdampak bencana gempa bumi di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon. Sebanyak 24 rumah diperbaiki melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. 

    Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan masih melakukan proses perbaikan dan pembangunan. Diperkirakan pembangunan akan selesai pada akhir tahun ini. 

    "Ada 24 rumah yang kami lakukan bedah rumah melalui Program BSPS akibat gempa bumi di Ambon," ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Penyediaan perumahan Provinsi Maluku Pither Pakabu, beberapa waktu lalu.

    Kasatker SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku didampingi KMProv, Koordinator Fasilitator, dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) BSPS Kota Ambon bersama tim melakukan tinjauan lokasi pembangunan BSPS yang berada di Desa Wayame dan Kelurahan Rumah Tiga, Kota Ambon. 

    Di daerah tersebut banyak rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, dan sekitarnya pada 26 September 2019. 

    "Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan dalam rangka pendataan kerusakan bangunan rumah yang terdampak akibat gempa 6,8 SR sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan rumah program BSPS kepada para penerima bantuan," katanya.

    Berdasarkan data SNVT Penyediaan perumahan Provinsi Maluku, SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku di tahun anggaran 2019 ini menjalankan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan alokasi jumlah sebanyak 3 ribu unit rumah yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Maluku.

    Saat ini, terdapat 24 unit rumah yang mendapatkan bantuan di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon. Dari hasil pemantauan di lapangan, pembangunan telah mencapai 60 persen.  Sementara, di Desa Taeno Kelurahan Rumah Tiga pembangunan telah mencapai tahap finising atau 100 persen.

    Di hadapan penerima bantuan dan pekerja, Piether Pakabu juga menyampaikan agar mereka selalu menjaga kualitas pekerjaan agar mutu yang dihasilkan lebih baik. Selain itu, dia juga mengingatkan agar bahan dari toko penyalur diberikan sesuai dengan tahapan pekerjaan BSPS dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Sementara bahan atau material di luar dari biaya BSPS disesuaikan dengan swadaya atau kemampuan dari penerima bantuan.  

    "Kami harap para penerima bantuan bedah rumah ini bisa menjaga kualitas bangunan bantuan dari pemerintah," katanya.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id