Permintaan Hotel di Bali Diprediksi Meningkat

    Media Indonesia - 19 Maret 2019 16:35 WIB
    Permintaan Hotel di Bali Diprediksi Meningkat
    Pasokan dan permintaan hotel di Bali akan mengalami peningkatan tahun ini. (Foto: Shutterstock)
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) memprediksi pasokan dan permintaan hotel di Bali akan mengalami peningkatan tahun ini. Hal tersebut seiring dengan perkiraan membaiknya perekonomian, khususnya pada sektor pariwisata.

    "Membaiknya permintaan terutama dipicu oleh membaiknya perekonomian secara keseluruhan pasca-erupsi Gunung Agung," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, kemarin.

    Pencabutan aturan pegawai negeri sipil untuk menggelar rapat di hotel juga diperkirakan akan kembali menggairahkan industri perhotelan di Pulau Dewata. 

    BI Perwakilan Bali mencatat pasokan perhotelan di Bali pada triwulan IV-2018 meningkat 3 persen (qtq) atau 5,8 persen (yoy) yang dikontribusikan pembangunan hotel di daerah Nusa Dua, Kabupaten Badung.

    Pasokan kamar hotel didominasi hotel bintang 4 (45,64 persen), hotel bintang 5 (37,89 persen), dan bintang 3 (16,47 persen).

    "Sedangkan dari sisi permintaan, tingkat hunian pada triwulan IV-2018 sebesar 76,72 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (54,59 persen). Namun, sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya (78,16 persen)," kata Teguh.

    Penurunan permintaan secara triwulanan, lanjut dia, lebih disebabkan periode laporan bukan merupakan liburan musim panas di AS dan Eropa. 

    "Hasil survei juga menunjukkan adanya indikasi penurunan yang bersumber dari praktik zero dollar tourism wisatawan Tiongkok karena seluruh penyediaan paket tur (termasuk akomodasi) menggunakan perusahaan Tiongkok," katanya.

    Namun, dengan penertiban yang telah dilaksanakan pemerintah daerah, pihaknya memperkirakan akan mengakselerasi kembali kinerja hotel. 

    "Selain mengenai survei perhotelan yang termasuk dalam survei perkembangan properti komersial, kami setiap tahun melaksanakan 12 survei untuk memproyeksikan pertumbuhan ekonomi ke depan," ucapnya. 

    Selanjutnya, hasil survei diseminasikan agar bisa memberikan manfaat yang besar bagi para pemangku kepentingan terkait di Provinsi Bali, seperti pelaku usaha properti, pariwisata, dan perdagangan eceran.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id