Basuki-Khofifah Berencana Bangun Akses Tol Pasar Induk Puspo Agro

    Rizkie Fauzian - 10 Agustus 2020 21:42 WIB
    Basuki-Khofifah Berencana Bangun Akses Tol Pasar Induk Puspo Agro
    Jalan Tol Trans Jawa. Foto: Kementerian PUPR
    Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Timur Khoififah Indar Parawansa berencana membangun akses tol (interchange) menuju Pasar Induk Puspo Agro, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan manfaat dari terbangunnya Tol Trans Jawa tidak hanya menjadi jalur penghubung transportasi antar kota, tetapi dapat diintegrasikan dengan kawasan-kawasan industri dan pariwisata.

    "Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Tol Trans Jawa akan memangkas biaya angkutan logistik dan mengurangi waktu tempuh pengiriman barang (delivery time)," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Agustus 2020.

    Menurutnya, dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan rencana bisnis lebih matang sehingga terbuka lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian di setiap daerah.

    Rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam rangka mengoptimalkan distribusi barang dan jasa menuju kawasan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah penyangga Kota Surabaya sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Sawunggaling Sidoarjo.

    Usulan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jatim No 620/17709/103/2019 tentang Permohonan Jalan Keluar/Masuk Jalan Tol Sidoarjo-Waru Menuju Pasar Modern Puspa Agro tertanggal 24 September 2019.      

    Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga mendukung terlaksananya pembangunan akses Pasar Induk Puspo Agro dan akan melakukan evaluasi yang menjadi bagian dari perubahan ruang lingkup investasi jalan tol.

    Terdapat empat alternatif rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro yakni pertama dari Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 747+280, tepanya di dekat Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo. Jarak munuju Pasar Induk Puspo Agro sekitar 5,93 kilometer.

    Kedua akses Tol Surabaya-Gempol di KM 747+900 berjarak 5,96 kilometer. Alternatif ketiga di Tol Surabaya-Gempol KM 750+100, tepatnya di dekat Perumahan Masangan Wetan, Sidoarjo dengan jarak sekitar 7,69 kilometer.

    Alternatif keempat di Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 754+100, tepanya di wilayah Desa Wonokoyo Kabupaten Sidoarjo. Jarak menuju Pasar Induk Puspo Agro sekitar 9,61 Km.

    Jalan Tol Surabaya-Gempol merupakan jalan bebas hambatan yang pertama kali dibangun di wilayah Jawa Timur dan telah beroperasi penuh pada 1986.

    Ruas tol ini membentang dari Surabaya hingga Gempol sepanjang 43 Km dan telah terhubung dengan ruas tol lainnya yang dibangun Kementerian PUPR pada periode 2015-2019 di wilayah Jawa Timur, di antaranya Jalan Tol Gempol-Pasuruan 35 kilometer, Tol Pandaan-Malang 38,4 kilometer, dan Tol Pasuruan-Probolinggo 31 kilometer.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id