comscore

Pertama di Indonesia, Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya Senilai Rp86,7 Miliar

Rizkie Fauzian - 03 April 2022 12:59 WIB
Pertama di Indonesia, Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya Senilai Rp86,7 Miliar
Asrama Mahasiswa Nusantara. Foto: Kementerian PUPR
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun asrama bagi mahasiswa dari berbagai daerah yang sedang kuliah di kota/kabupaten lain. Hal tersebut sebagai wadah pembinaan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bagi generasi muda di tingkat perguruan tinggi. 

Pembangunan asrama yang dikenal dengan Asrama Mahasiswa Nusantara tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 106 Tahun 2021 yang rencananya dibangun di enam kota/kabupaten.
Keenam kota tersebut yakni Kota Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Surabaya dan Kota Malang Provinsi Jawa Timur, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. 

Salah satu Asrama Mahasiswa Nusantara yang masih dalam tahap konstruksi berada di Surabaya dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur seluas 9.975 meter persgei, tepat di sebelah gedung arsip Pemprov Jatim. 
Pertama di Indonesia, Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya Senilai Rp86,7 Miliar
Bangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya berupa hunian vertikal setinggi lima lantai dengan mengadopsi konsep arsitektur tropis yang mengimplementasikan prinsip-prinsip Bangunan Gedung Hijau. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR diberikan tugas oleh Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan infrastruktur pendukung pendidikan seperti hunian santri dan mahasiswa, agar mereka bisa lebih fokus belajar untuk prestasi. 
Pertama di Indonesia, Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya Senilai Rp86,7 Miliar
"Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya mulai dikerjakan sejak 17 September 2021 dan direncanakan selesai pada 14 Mei 2022 dengan progres pembangunan saat ini sudah mencapai 71,83 persen," jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu, 3 April 2022.

Pelaksana pembangunan dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) Tbk dan PT Parigraha Konsultan selaku Konsultan Manajemen dengan nilai kontrak Rp86,7 miliar. 

Bangunan AMN Surabaya terdiri dari dua tower setinggi lima lantai yang dilengkapi selasar penghubung di antara bangunan. Blok satu dihuni mahasiswa perempuan dan blok kedua asrama mahasiswa laki-laki. 

Secara keseluruhan AMN Surabaya dapat menampung 528 mahasiswa dengan fasilitas pendukung berupa kamar mandi dan toilet komunal, ruang ibadah bersama, klinik, kantor pengelola, ruang makan, dapur, ruang laundry, ruang sekuriti, dan lain-lain. 

"Fasilitas yang dibangun di AMN Surabaya tidak hanya menyediakan hunian tetapi dilengkapi dengan fasilitas pengembangan kompetensi mahasiswa seperti perpustakaan/ruang baca, ruang belajar, ruang seni, laboratorium bahasa, lapangan olahraga, ruang pembinaan enterpreneurship, kebun, serta ruang komunal lainnya," kata Direktur Bina Penataan Bangunan, Ditjen Cipta Karya Boby Ali Azhari.  

Total jumlah kamar sebanyak 196 termasuk empat kamar bagi penyandang disabilitas serta delapan kamar untuk mentor. Direncanakan setelah proses konstruksi selesai, pengelolaan Asrama Mahasiswa Nusantara nantinya diserahkan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setempat yang mahasiswanya menjadi penghuni AMN. 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id