comscore

Dibangun 5 Bulan, Rusun Pondok Pesantren di Ketapang Ini Dilengkapi Furnitur

Rizkie Fauzian - 29 Oktober 2021 11:44 WIB
Dibangun 5 Bulan, Rusun Pondok Pesantren di Ketapang Ini Dilengkapi Furnitur
Rusun di Pondok Pesantren Darul Fadhilah, di Kabupaten Ketapang. Foto: Kementerian PUPR
Kalimantan: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan meresmikan pembangunan rumah susun (rusun) Pondok Pesantren Darul Fadhilah, di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. 

Rusun yang dibangun dengan anggaran senilai Rp4 miliar tersebut di desain dengan ukuran mini yakni hanya satu tower setinggi dua lantai. Meski demikian, rusun dilengkapi dengan fasilitas furnitur sehingga santri tinggal dengan aman dan nyaman.
"Rusun yang dibangun Kementerian PUPR merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Oktober 2021.

Khalawi mengatakan, dengan pembangunan rusun ini para santri bisa tinggal di hunian yang nyaman dan fasilitas yang baik. Pembangunan rusun ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur guna mendukung sarana pendidikan seperti hunian untuk kalangan santri di Ponpes.

"Kami telah melengkapi rusun tersebut dengan berbagai fasilitas furnitur yang berkualitas baik. Kami harap para santri bisa tekun dan belajar dengan baik serta menjadi generasi penerus bangsa di masa depan," katanya.

Rusun di Kabupaten Ketapang saat ini telah diresmikan dan diserahterimakan pengelolaan serta penghuniannya dari Kementerian PUPR ke pihak Pondok Pesantren Darul Fadhilah. 

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I Andy Suganda menjelaskan rusun Ponpes Darul Fadhilah berlokasi di Kongsi 8, kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang,

Rusun dilengkapi tempat tidur tingkat, kasur, lemari pakaian, air bersih, listrik dan prasarana, sarana dan utilitas sehingga diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar khususnya bagi peningkatan kualitas pendidikan pondok pesantren di wilayah Ketapang ini.

"Rusun Ponpes Darul Fadhilah ini memang di desain dengan model rusun mini karena hanya satu tower setinggi dua lantai. Jumlah unit hunian terdiri dari empat ruang barak dengan kapasitas 84 santri," jelasnya.

Waktu pembangunan rusun ini termasuk cepat karena mulai dibangun pada bulan Mei 2021 lalu yang ditandai dengan prosesi groudbreaking oleh Direktur Jenderal Perumahan  Khalawi Abdul Hamid dan selesai pada akhir September 2021 lalu.

Anggota Komisi V DPR RI Boyman Harun mengatakan dukungan pemerintah melalui pembangunan rusun untuk para santri di Ponpes yang ada di Kabupaten Ketapang sangat dibutuhkan. Para santri di pondok pesantren sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak.

"Rusun di Ponpes ini memang di desain mini karena lahan yang ada terbatas dan kami menilai tempat tinggal berupa asrama santri di Pondok Pesantren Darul Fadhilah ini perlu ditingkatkan kualitasnya. Dengan anggaran APBN 2021 dari Kementerian PUPR akhirnya dapat dialokasikan pembangunan rusun ini," ungkapnya.

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id