Bedah Rumah di Daerah Hadapi Tantangan

    Rizkie Fauzian - 11 Mei 2020 18:04 WIB
    Bedah Rumah di Daerah Hadapi Tantangan
    Program bedah rumah di Sulawesi Barat hadapi tantangan. Foto: Kementerian PUPR
    Sulawesi: Pemerintah terus mengatasi masalah backlog perumahan di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.

    Bedah rumah adalah bantuan bagi MBR untuk meningkatkan kualitas rumah dan pembangunan baru, beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum.

    Di Provinsi Sulawesi Barat, pemerintah memperbaiki 3.500 unit rumah tahun. Perbaikan dilakukan dalam dua tahap, pertama sebanyak 2500 unit dan tahap kedua sebanyak 1.000 unit.

    Program bedah rumah di daerah menghadapi beberapa kendala, salah satunya penyebaran virus korona. Selain itu, jembatan putus juga menjadi tantangan tersendiri.

    "Kabupaten Pasangkayu di Sulawesi Barat, tak hanya covid-19 yang menjadi tantangan, banjir bahkan jembatan terputus sudah menjadi tantangan khas di daerah ini," kata Kepala SNVT Perumahan Provinsi Sulawesi Barat Iskandar Ismail dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Mei 2020.

    Akan tetapi, kondisi tersebut tidak menurunkan semangat para Tenaga Fasilitator dan Masyarakat dalam bekerja, tentunya dengan menerapkan SOP Keselamatan dari Covid-19.

    "Saat sosialisasi kami sudah membagikan masker dan handsanitizer, kami harap bisa segera digunakan agar dapat melindungi Tenaga Fasilitator kami dan juga masyarakat di lapangan," jelasnya.

    Di Kabupaten Pasangkayu saat ini, ada 450 unit rumah yang bakal diperbaiki. Saat ini progres fisik di beberapa titik di daerah telah mencapai progress 30 persen sejak disalurkannya.

    "Kondisi Pasangkayu saat ini masih aman untuk dilaksanakan bedah rumah, TFL dan masyarakat selalu kami ingatkan untuk menerapkan SOP keselamatan saat rembuk warga maupun saat pelaksanaan program BSPS. Di Desa Lariang, progres fisik kita sudah 30 persen," kata koordinator Fasilitator Kabupaten Pasangkayu Ayu.

    Namun ada dua dusun di desa ini yang kondisinya mengkhawatirkan karena tergenang banjir. Pihaknya telah mengintruksikan untuk mengutamakan keselamatan dan segera untuk dilakukan evakuasi bahan material.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id