13 Ribu Rumah di Jawa Barat Bakal Diperbaiki

    Rizkie Fauzian - 04 Juli 2020 18:10 WIB
    13 Ribu Rumah di Jawa Barat Bakal Diperbaiki
    Sebanyak 13 ribu rumah tak layak huni di Jawa Barat diperbaiki. Foto: Kementerian PUPR
    Jawa Barat: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp243,28 miliar guna melakukan bedah rumah untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa Barat.

    "Kami siap melaksanakan bedah rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat pada tahun ini," ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa II (BP2PJ2), Kiagoos Egie Ismail di Jawa Barat, Sabtu, 4 Juli 2020.

    Menurut Kiagoos, program BSPS merupakan salah satu upaya Kementerian PUPR dalam rangka mengurangi rumah tidak layak huni di daerah. Untuk itu, pihaknya berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat guna pelaksanaan bedah rumah di lapangan.

    Pelaksanaan Program BSPS di Jawa Barat, imbuhnya, dilaksanakan dalamdua tahap yakni tahap pertama sebanyak 10 ribu unit dan tahap kedua sebanyak 3.902 unit. Seluruh Program BSPS yang dilaksanakan di Jawa Barat adalah Peningkatak Kualitas Rumah Swadaya (PKRS).

    Berdasarkan data yang ada, untuk tahap pertama Program BSPS di Provinsi Jawa Barat yakni 10.000 unit rumah tersebar di Kabupaten Cianjur sebanyak 2.190 unit, Kabupaten Tasikmalaya 2.575 unit, Kota Tasikmalaya 425 unit.

    Selanjutnya Kabupaten Subang 210 unit, Kabupaten Sukabumi 1.960 unit, Kota Sukabumi 130 unit, Kabupaten Indramayu 1.070 unit, Kabupaten Sumedang 90 unit, Kabupaten Bandung 1.350 unit.

    Sedangkan untuk Program BSPS tahap kedua akan dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 420 unit, Kabupaten Pangandaran 200 unit, Kabupaten majalengka 200 unit, Kabupaten garut 80 unit, dan Kota Bandung 350 unit.

    Kemudian Kabupaten Ciamis sebanyak 200 unit, Kabupaten Kuningan 100 unit, Kota Cirebon 100 unit, Kabupaten Cirebon 630 unit, Kabupaten Indramayu 370 unit, Kabupaten Cianjur 125 unit.

    "Setiap unit rumah tidak layak huni yang dibedah mendapatkan bantuan sebesar Rp17,5 juta. Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp15 juta dan Rp2,5 juta untuk upah tukang,” terangnya.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id