comscore

Populer Properti, Apartemen Diburu Selama Liburan hingga Kebijakan Hybrid Working

Rizkie Fauzian - 19 Februari 2022 09:32 WIB
Populer Properti, Apartemen Diburu Selama Liburan hingga Kebijakan <i>Hybrid Working</i>
Apartemen dan vila paling banyak dipesan saat staycation. Ilustrasi: Shuttetstock
Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Di antaranya apartemen dan vila banyak diburu selama liburan hingga hybrid working kurangi permintaan ruang perkantoran.

Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Jumat, 18 Februari 2022:

1. Apartemen dan Vila Paling Banyak Diburu Selama Liburan

Agen perjalanan daring tiket.com mencatat vila dan apartemen paling banyak diburu pengguna seiring dengan maraknya tren staycation.
 
Menurut perusahaan, lini bisnis akomodasi mencatat pertumbuhan sebesar 61 persen pada 2021, didukung oleh tingkat pemesanan hotel sebesar 55 persen serta Homes yang terdiri dari vila dan apartemen sebesar 230 persen.
 
Tak hanya dari sisi pelanggan, VP of Accommodations tiket.com Cisyelya Bunyamin mengatakan tiket Homes bahkan telah memiliki pilihan properti sebanyak lebih dari 23 ribu yang tersebar di berbagai kota mulai dari Jabodetabek hingga kepulauan Nusa Tenggara.
Baca selengkapnya di sini

2. Permintaan Stabil, Tingkat Sewa Pergudangan Tumbuh Tipis

Tingkat sewa pergudangan di kawasan Asia Pasifik stabil tahun ini. Kenaikan tingkat sewa diprediksi tumbuh tiga hingga lima persen di 17 kota utama regional Asia Pasifik. 
 
Dalam laporan yang dirilis Knight Frank yaitu Asia-Pacific Warehouse Review untuk periode H2-2021 terlihat adanya kenaikan tipis sebesar 0,5 persen secara tahunan terhadap tingkat sewa pergudangan.
 
Head of Occupier Services & Commercial Agency Asia-Pacific Knight Frank Tim Armstrong mengatakan tingkat kekosongan pada pergudangan diharapkan semakin mengecil, seiring dengan permintaan yang kuat dan prakomitmen aktif.
 
Baca selengkapnya di sini

3. Hybrid Working Bikin Permintaan Ruang Perkantoran Berkurang

Kebijakan hybrid working mulai banyak diterapkan oleh beberapa perusahaan. Hal tersebut berpengaruh terhadap bisnis properti, terutama perkantoran.
 
Hybrid working merupakan kombinasi bekerja di kantor dengan bekerja dari mana saja. Penerapan kebijakan tersebut membuat kebutuhan ruang kantor lebih ringkas. 
 
Berdasarkan hasil pengamatan Colliers Indonesia, perusahaan memilih mengurangi area kantor 10-40 persen ketika ingin memperbarui atau merestrukturisasi kontrak sewa. 
 
Baca selengkapnya di sini 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id