comscore

Populer Properti, Benahi Kawasan Kumuh hingga Pembangunan Rumah Kumuh

Rizkie Fauzian - 27 Mei 2022 08:41 WIB
Populer Properti, Benahi Kawasan Kumuh hingga Pembangunan Rumah Kumuh
Pembangunan rumah untuk MBR turun. Foto: Kementerian PUPR
Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Di antaranya benahi daerah kumuh di Cireundeu hingga pembangunan rumah subsidi turun.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Kamis, 26 April 2022:

1. Pemda Alokasikan Rp500 Juta untuk Benahi Kawasan Kumuh di Cireundeu

Pemerintah Kabupaten Garut di Provinsi Jawa Barat membenahi daerah kumuh di permukiman padat penduduk di Kampung Cireundeu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangpawitan.
 
Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Garut Asep Robi Nugraha mengatakan bahwa program pembenahan daerah kumuh mencakup area seluas 10 hektare.
 
Dia mengatakan bahwa Gerakan Bangun dan Cegah Wilayah Kumuh atau Gerbang Cahayaku untuk membenahi daerah kumuh pada 2022 difokuskan di Kampung Cireundeu.
 
Baca selengkapnya di sini

2. Jumeirah Group Bangun Hotel dengan Desain Menyerupai Kerajaan Majapahit

Jumeirah Group Bangun Hotel dengan Jumeirah Bali, resor tepi laut dari Jumeirah Group, perusahaan perhotelan mewah global dan anggota Dubai Holding. Resor tersebut menggabungkan visual dan sensorik dari alam Bali dan sejarah Hindu-Jawa yang ditafsirkan ulang untuk wisatawan masa kini.

 
Berdiri anggun di area pantai Uluwatu, resor ini merupakan kolaborasi antara Martin Grounds dari Grounds Kent Architect dan Jean-Michel Gathy dari Denniston International seorang konsultasi desain. Resor juga dikelilingi taman-taman luas yang dirancang oleh Made Wijaya.
 
Secara singkat, desain resor ini menghubungkan masa lalu dan masa kini Bali. Martin Grounds menciptakan narasi desain keseluruhan yang berpusat pada era keemasan kerajaan Majapahit dan perannya sebagai tempat suci bagi elit penguasa Bali pada 1343.
 
Baca selengkapnya di sini

3. Pembangunan Rumah Subsidi Turun

Pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melambat akibat pandemi covid-19. Target pembangunan rumah Real Estate Indonesia (REI) turun menjadi 200 ribu.
 
Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan rencana pembangunan rumah sebelumnya 300 ribu, tapi turun jadi 200 ribu.
 
"Memang sebelum pandemi kita sudah merencanakan perumahan MBR itu di angka 300 ribu, tapi karena ada pandemi kita memang turunkan target, dan sampai dengan yang tahun ini kita sudah mencapai 150 ribu (rumah), jadi target 200 ribu (rumah) dalam 1-2 bulan ini akan terselesaikan," katanya, Rabu, 25 Mei 2022. 

Baca selengkapnya di sini
(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id