Properti Syariah Mulai Dilirik Konsumen

    Rizkie Fauzian - 09 Januari 2020 13:04 WIB
    Properti Syariah Mulai Dilirik Konsumen
    Properti syariah mulai dilirik banyak konsumen. Foto: dok. Kementerian PUPR
    Jakarta: Asosiasi pengembang meminta kuota penyaluran rumah subsidi melalui bank syariah diperbesar. Hal tersebut karena banyak konsumen yang mulai melirik properti syariah di berbagai wilayah.

    Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto mengungkapkan potensi KPR syariah di Indonesia besar. Saat ini, orang-orang mulai berganti ke produk syariah.

    "Orang mulai banyak sadar soal riba, mereka menghindari riba dan mengganti ke produk syariah. Artinya kesadaran ke arah situ (syariah) mulai bertumbuh," ungkapnya.

    Maraknya kasus penipuan perumahan berkedok syariah, menurut Ferry mengindikasikan bahwa produk-produk berbasis syariah memang dicari dan mulai disukai.

    "Kalau kasus penipuan berkedok syariah kemarin, itu mereka memakai syariahnya, makanya orang-orang tertarik. Produk syariah juga banyak diminati tidak hanya muslim tapi non-muslim,"jelas Ferry.

    Ferry menjelaskan produk syariah banyak diminati karena memiliki kualitas yang bagus dan banyak orang yang mencari. Artinya potensinya memang besar saat ini.

    Dalam pengembangannya, properti syariah memiliki kendala yakni likuiditas yang tidak terlalu besar. Meski potensinya besar, belum banyak investor besar yang masuk ke perbankan syariah.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id