Dalam 4 Tahun, 119.695 Rumah Subsidi dapat Bantuan PSU

    Rizkie Fauzian - 22 Oktober 2019 15:07 WIB
    Dalam 4 Tahun, 119.695 Rumah Subsidi dapat Bantuan PSU
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Rizkie Fauzian.
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan kualitas perumahan layak huni bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyaluran bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU).

    Bantuan tersebut berupa jalan lingkungan, penyediaan jaringan air bersih, dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang rumah subsidi.

    Bantuan PSU merupakan stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.

    Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR.

    Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid menuturkan bantuan PSU diharapkan bisa mendorong pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat Indonesia. Selain itu, dengan dibangunnya PSU pemerintah ingin agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi dapat tinggal dengan lebih nyaman.

    "Rumah subsidi itu dibangun untuk rakyat agar mereka bisa tinggal dengan layak. Pengembang yang menerima bantuan PSU juga harus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, khususnya rumah bersubsidi. Selain itu, kualitas rumah dan lingkungan serta fasilitas pendukungnya juga harus dijaga sebaik mungkin," kata Khalawi, saat meninjau hasil pembangunan PSU di Batam.

    Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan PSU untuk 119.695 unit rumah bersubsidi secara nasional mulai 2015 hingga 2019. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan rumah bersubsidi setiap tahunnya.

    Alokasi anggaran 2019 untuk bantuan PSU sebesar Rp123 miliar untuk 13 ribu unit rumah bersubsidi secara nasional. "2020 kami telah mengalokasikan dana sekitar Rp202 miliar untuk pembangunan PSU sebanyak 22.500 unit rumah," ucap Khalawi.

    Salah satu yang mendapat bantuan PSU adalah Joni Ahmad, Direktur PT Mulia Realty Batindo selaku Pengembang Perumahan Bersubsidi Fantasy Residence di Kota Batam. Menurutnya, adanya PSU dari Kementerian PUPR sangat membantu pengembang untuk membangun rumah untuk masyarakat.

    "Masyarakat pasti lebih memilih rumah bersubsidi yang jalan lingkungannya rapi. Apalagi di Kota Batam, masih banyak masyarakat yang mencari rumah bersubsidi untuk tempat tinggalnya," kata Joni.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id