BP Tapera Siapkan Pengembalian Dana Taperum PNS

    Husen Miftahudin - 26 November 2020 14:09 WIB
    BP Tapera Siapkan Pengembalian Dana Taperum PNS
    BP Tapera siap mengelola dana PNS. Foto: BP Tapera
    Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) siap mengelola dana Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam wujud Tabungan Perumahan Rakyat.

    Pada tahap awal operasional, BP Tapera akan mengelola dana yang dialihkan dari Bapertarum-PNS untuk kemudian dikembalikan kepada PNS yang pensiun sejak Mei 2019 berikut ahli waris.

    "Dana Taperum PNS pensiun yang belum dikembalikan akan dikembalikan berikut ahli waris PNS yang telah pensiun. Sementara untuk PNS aktif, dana eks Bapertarum-PNS akan dikelola sebagai saldo awal peserta Tapera," ungkap Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen dalam keterangan resminya, Kamis, 26 November 2020.

    Pernyataan Suharmen tersebut merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi Program Tapera dan persiapan pengembalian dana Taperum PNS pensiun kepada pemberi kerja PNS yang diikuti oleh 81 kementerian dan lembaga.

    "BKN (Badan Kepegawaian Negara) akan terus mendukung proses pendataan dan pemadanan data PNS Peserta Tapera yang terintegrasi dengan data BKN, karena akurasi data ini sangat penting," tegasnya.

    Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Asisten Deputi Manajemen Kinerja dan Kesejahteraan SDM Aparatur Kemenpan RB Devi Anantha. Dalam hal ini, pihaknya akan berkolaborasi untuk mewujudkan program Tapera yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ASN.

    "Kami juga berharap agar proses pengalihan dana Bapertarum-PNS ke BP Tapera dapat berjalan dengan baik dan lancar," tuturnya.

    Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Eko Ariantoro mengaku pihaknya sedang menyiapkan infrastruktur pengalihan dan akan terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah mengenai skema yang efisien dan efektif.

    "Jika dana sudah dialihkan oleh Tim Likuidasi, BP Tapera akan mulai mengelola dana tersebut. Lebih lanjut, dana tersebut nantinya akan disalurkan melalui bank pelaksana. PNS Pensiun maupun ahli waris diharapkan dapat menerima dana tersebut setelah dilakukan verifikasi dan validasi dokumen serta kepemilikan rekening bank milik PNS pensiun," jelas Eko.

    Eko juga mengatakan BP Tapera saat ini tidak memiliki kantor perwakilan di daerah. Sehingga, BP Tapera akan mengembangkan layanan digital yang dapat diakses oleh semua peserta dengan mudah, cepat, dan transparan.

    Di sisi lain, Direktur Sistem Perbendaharaan Kemenkeu Agung Yulianta menyatakan dukungan terhadap proses pengalihan dana Taperum PNS melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

    "Selain itu, kami sedang menyiapkan PMK untuk menetapkan dasar perhitungan simpanan Tapera bagi peserta yang penghasilannya bersumber dari APBN/APBD, serta mekanisme pembayarannya ke BP Tapera," imbuh dia.

    Dalam acara sosialisasi ini, BP Tapera juga menjelaskan mengenai mekanisme pendaftaran pemberi kerja PNS serta proses verifikasi dan validasi data PNS pensiun/ahli waris melalui portal Taperum PNS Pensiun. Dalam mendukung proses validasi dan verifikasi data tersebut, BKN akan memfasilitasi BP Tapera untuk dapat bekerja sama dengan PT Taspen (Persero)

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id