Lindungi Rumah dengan Asuransi Properti

    Rizkie Fauzian - 24 Februari 2020 14:34 WIB
    Lindungi Rumah dengan Asuransi Properti
    Asuransi properti mengurangi kerugian apabila terjadi kerusakan-kerusakan pada rumah. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Dampak perubahan iklim menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana alam. Indonesia yang berada di kawasan ring of fire atau cincin api tidak luput dari ancaman tersebut. 

    Oleh karena itu, penting menjaga keluarga Anda dari bencana yang datang tiba-tiba. Anda juga sebaiknya sudah memiliki perlindungan atau proteksi sehingga kerugian yang akan timbul tidak terlalu besar. 

    Proteksi yang paling banyak diketahui dan dimiliki masyarakat adalah asuransi jiwa atau asuransi kesehatan. Jenis asuransi lainnya yang sebaiknya dimiliki adalah asuransi properti. 

    Dilansir dari laman resmi OJK, Sikapiuangmu, asuransi properti termasuk dalam jenis asuransi umum (general insurance). Asuransi properti terdiri berbagai macam, salah satunya asuransi untuk rumah tinggal.

    Seberapa penting asuransi tempat tinggal? Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer. Rumah jadi tempat berteduh, berkumpul, dan tempat pulang. 

    Jika terjadi kerusakan pada rumah tentu Anda dan keluarga akan merasa tidak nyaman. Selain itu, biaya perbaikan yang harus dikeluarkan karena terdampak bencana juga tidak sedikit.

    Sama seperti fungsi asuransi yang lain, asuransi ini juga berfungsi untuk memberi perlindungan pada properti. Asuransi properti mengurangi kerugian apabila terjadi kerusakan-kerusakan pada rumah. 

    Penyebab kerusakan yang ditanggung bermacam-macam, dalam polis property all risk/ industrial all risk yang disebutkan secara spesifik adalah pengecualiannya atau exclusion. 

    Jadi, dengan kata lain polis property all risk menjamin semua risiko sepanjang risiko tersebut tidak dikecualikan. Sehingga polis property all risk dinamakan "Unnamed Perils" Policy. 

    Beberapa contoh risiko-risiko yang terdapat pada pengecualian tersebut antara lain yang disebabkan terorisme, perang, nuklir, dan niat jahat yang disengaja oleh tertanggung atau orang lain yang diketahui tertanggung. 

    Namun, Anda juga bisa menambah perluasan jaminan dengan memasukkan beberapa pengecualian tersebut. Namun perlu diingat semakin luas jangkauan jaminannya maka semakin besar preminya. 

    Selain berdasarkan jangkauan jaminannya, besar premi yang harus dibayarkan tertanggung juga bergantung pada tinggi rendahnya risiko yang dimiliki calon tertanggung.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id