Penyaluran KPR Subsidi BTN Capai Rp112,78 Triliun

    Annisa ayu artanti - 15 Mei 2020 17:16 WIB
    Penyaluran KPR Subsidi BTN Capai Rp112,78 Triliun
    Penopang terbesar pertumbuhan kredit BTN yakni KPR Subsidi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan senilai Rp253,25 triliun pada akhir kuartal I-2020. Posisi tersebut tumbuh 4,59 persen secara tahunan (year-on-year) dari Rp242,13 triliun di kuartal yang sama tahun lalu.

    Menurut Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury, penopang terbesar pertumbuhan kredit BTN yakni segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. KPR subsidi menempati porsi sebesar 44,53 persen dari total kredit.

    "Pertumbuhan KPR subsidi sebesar 10,57 persen yoy dari Rp101,9 triliun pada kuartal I-2019 menjadi Rp112,78 triliun pada periode yang sama tahun ini," jelasnya dalam video konference di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2020.

    Pada segmen KPR nonsubsidi yang menempati porsi sebanyak 31,58 persen terekam penyaluran kredit sebesar Rp79,99 triliun pada kuartal I-2020.

    Secara total, kredit di sektor perumahan di BTN mencatatkan kenaikan sebesar 4,14 persen yoy dari Rp219,73 triliun pada Maret 2019 menjadi Rp228,82 triliun di bulan yang sama tahun ini.

    Di tengah pandemi ini, Pahala menjelaskan pihaknya juga terus memacu bisnis digital banking perseroan. Pengajuan KPR melalui BTN Properti Mobile per kuartal I-2020 juga mencapai lebih dari 9 ribu unit dengan nilai sekitar Rp3,11 triliun.

    Portal BTN Properti dengan lebih dari 631 ribu unit hunian juga telah mencatatkan pengajuan kredit senilai Rp356 miliar pada kuartal I-2020.

    Situs Rumah Murah BTN juga sudah dikunjungi 152 ribu pengunjung dengan penjualan mencapai Rp31,4 miliar dari total aset senilai Rp13,7 triliun.

    Pahala melanjutkan BTN juga telah melakukan efisiensi biaya overhead hingga 15 persen dibandingkan rencana semula. Efisiensi tersebut didukung adanya perbaikan business process.

    "Kami optimistis tetap mencatatkan pertumbuhan pada kinerja bisnis kami kendati dampak dari pandemi ini masih akan membayangi ekonomi baik secara global maupun nasional," ujar Pahala.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id