Jadi Wisata Kelas Premiun, Labuan Bajo Diintai Konflik Agraria

    Media Indonesia - 11 Desember 2019 12:56 WIB
    Jadi Wisata Kelas Premiun, Labuan Bajo Diintai Konflik Agraria
    Labuan Bajo diintai konflik agraria kepemilikan tanah. Foto: dok. MI
    Labuan Bajo: Kawasan wisata Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur digadang-gadang menjadi destinasi wisata superpremium pada akhir 2020. Namun, salah satu persoalan yang mengadang ialah masalah agraria.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat Augustinus Rinus mengatakan masalah agraria tersebut mulai dari kepemilikan tanah ganda hingga kepemilikan tanah oleh asing yang mengatasnamakan warga setempat.

    "Ini benar-benar persoalan yang kami hadapi di depan mata. Begitu Presiden Joko Widodo mencanangkan Labuan Bajo jadi destinasi wisata superpremium, kami langsung menyisir persoalan-persoalan yang bakal muncul. Salah satu yang utama ialah persoalan agraria itu," katanya di Labuan Bajo.

    Predikat superpremium berarti Labuan Bajo beserta gugusan pulaunya disiapkan hanya untuk dikunjungi wisatawan kelas atas. Menyadari daerahnya bakal menjadi tujuan wisata kelas atas, warga Labuan Bajo mulai mengurus surat-surat tanah mereka.

    "Persoalan pun mulai ditemukan. Ternyata banyak lahan yang pemiliknya ganda, termasuk konflik di lahan yang akan dijadikan area perluasan Bandara Labuan Bajo," kata Augustinus.

    Tidak cuma itu. Menurut dia, Labuan Bajo saat ini tengah marak jual-beli tanah warga lokal ke warga asing. Namun, dalam pengurusan surat tetap menggunakan nama penduduk lokal sebagai pemiliknya.

    Pemerintah telah menggulirkan dana Rp1,7 triliun untuk membenahi Labuan Bajo. Nanti, untuk bisa berkunjung ke gugusan pulau di Labuan Bajo, termasuk Pulau Komodo, wisatawan harus tercatat lebih dulu sebagai anggota eks-klusif. Mereka harus membayar USD1.000 atau sekitar Rp14 juta.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id