Gedung Ikonik Bergaya Pinisi Dibangun Senilai Rp1,9 Triliun

    Husen Miftahudin - 09 November 2020 14:52 WIB
    Gedung Ikonik Bergaya Pinisi Dibangun Senilai Rp1,9 Triliun
    Ilustrasi: Kemententerian PUPR
    Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk dipercaya oleh PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) untuk membangun gedung ikonik di pusat kota Makassar. Gedung ikonik yang diberi nama Twin Tower Makassar dan berlokasi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) ini dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp1,9 triliun.

    President Director Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengungkapkan pembangunan Twin Tower ini merupakan kontrak rancang bangun dengan menggunakan skema turnkey. Rencananya, pembangunan ini akan dikerjakan dalam waktu 532 hari kalender dan 360 hari kalender waktu pemeliharaan.

    "Twin Tower Makassar ini desainnya mengikuti filosofi kapal pinisi. Nilai kontrak pembangunan Twin Tower Makassar sekitar Rp1,9 triliun dengan lingkup pekerjaan meliputi rancang bangun seperti pekerjaan struktur, arsitek, MEP (Mechanical, Electrical, dan Plumbing), serta landscape," ujar Destiawan dalam keterangannya dikutip Senin, 9 November 2020.

    Destiawan menjelaskan bahwa ikoniknya gedung tersebut lantaran pembangunannya dilandasi filosofi kapal pinisi. "Dua tower diibaratkan sebagai layar kapal dan di tengah dua tower itu akan ada gedung berbentuk lingkaran yang diibaratkan sebagai badan kapal," tuturnya.

    Lebih lanjut Destiawan mengatakan lokasi Twin Tower Makassar dibangun di atas lahan seluas 8 hektare dan tepat berada di jantung burung garuda dari total luas lahan alokasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan seluas 157 hektare. Twin Tower ini akan diperuntukan untuk kepentingan perkantoran Pemprov Sulsel dan perkantoran legislatif DPRD Sulsel dengan luas Gross Floor Area (GFA) 154.551 meter persegi.

    Secara rinci, luas GFA tersebut terdiri dari Tower 1 dengan luas mencapai 54.222 meter persegi yang berfungsi sebagai kantor pemerintahan. Kemudian Tower 2 seluas 53.100 meter persegi yang berfungsi sebagai kantor DPRD Sulsel dan hotel. Lalu podium dengan luas 47.229 meter persegi berfungsi sebagai retail dan parkir. Untuk masing-masing bangunan tower terdiri dari 35 lantai.

    "Twin Tower Makassar ini nantinya juga diperuntukan untuk hotel, retail komersial, food and beverages, serta UMKM. Direncanakan dua lantai podium untuk area parkir, retail, dan public services tanpa basement," papar Destiawan.

    Adapun groundbreaking Twin Tower Makassar ini berlangsung pada Sabtu, 7 November 2020. "Ada juga ruang sidang dengan luas 6.113 meter persegi yang berfungsi sebagai ruang sidang dan drop off," pungkas dia.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id