Pemerintah Diminta Kaji Ulang Penghapusan IMB dan Amdal

    Antara - 25 November 2019 16:02 WIB
    Pemerintah Diminta Kaji Ulang Penghapusan IMB dan Amdal
    Pemerintah diminta kaji ulang penghapusan IMB dan Amdal. Foto: MI/Barry Fatahillah
    Jakarta: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) meminta pemerintah mengkaji ulang wacana peniadaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Rencana penghapusan tersebut diketahui untuk mempermudah izin investasi.   

    "Bagi kami dari organisasi lingkungan itu adalah sebuah proteksi dari upaya penghancuran terhadap lingkungan dan mitigasi dari ancaman krisis lingkungan yang lebih masif," ujar Koordinator Desk Politik Walhi Khalisa Khalid dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin, 25 November 2019.

    Khalisa mengatakan, meski tujuannya meningkatkan investasi, seharusnya tidak mengesampingkan syarat-syarat yang ditujukan untuk menjaga lingkungan dan memastikan tempat tinggal masyarakat luas tidak terganggu, misalnya dengan pembangunan pabrik.    

    "Tanpa ditiadakan pun Amdal saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk kontribusi dalam pengambilan keputusan dan terkadang hanya menjadi syarat administratif," jelasnya.

    Seharusnya kenyataan itu mendorong pemerintah untuk melakukan pembenahan birokrasi bukannya menghapus persyaratan untuk kajian lingkungan sebagai salah satu syarat penerbitan izin.

    Menurut Koordinator Kampanye Walhi Edo Rakhman, pelaku usaha yang diwajibkan untuk membuat laporan Amdal, yang biasanya menggunakan jasa konsultan, tentu pihak konsultan akan berusaha keras memfinalisasi dokumen tersebut meski belum mumpuni.   

    "Mungkin ini salah satu kelemahan dan ini yang harus kita perbaiki, bukan dihilangkan," ujar Edo.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id