comscore

Mengenal Slow Decoration, Desain yang Mengacu pada Kualitas

Antara - 26 Januari 2022 10:59 WIB
Mengenal <i>Slow Decoration</i>, Desain yang Mengacu pada Kualitas
Slow decorating atau dekorasi lambat menjadi tren desain rumah. Foto: Shutterstock
Jakarta: Banyak orang bermimpi untuk memiliki tata ruang dan desain ruangan yang sempurna serta enak dipandang mata. Sementara itu, sebagian orang lebih suka menata kembali ruangan di rumah mereka untuk mendapatkan suasana baru yang diinginkan.

Kendati demikian, menata ulang rumah seringkali membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga tampak lebih mudah bagi sebagian orang untuk menyelesaikan tata dekorasi ruang dengan barang-barang yang lebih murah namun seringkali berkualitas lebih buruk.
Kini "slow decorating" atau dekorasi lambat menjadi tren desain rumah yang menjadi jawaban dari permasalahan di atas. Slow decorating dilakukan dengan pemilihan barang yang cermat dan menangkal dorongan atau keinginan untuk segera merampungkan tata desain ruangan dengan risiko penyesalan akibat pemilihan barang dan kualitas yang buruk.

Apa itu slow decorating?

Mengenal <i>Slow Decoration</i>, Desain yang Mengacu pada Kualitas
Slow decorating atau dekorasi lambat menjadi tren desain rumah. Foto: Shutterstock

"Dekorasi lambat adalah proses meluangkan waktu yang Anda miliki untuk mengatur ruang yang sempurna untuk diri Anda sendiri," kata desainer interior yang berbasis di New York Amy Baratta dikutip dari BetterHomes&Garden.

Dekorasi yang lambat bukan tentang menyelesaikan tata desain ruangan dengan sesegera mungkin, tetapi memberikan waktu untuk mengenal ruang tempat Anda tinggal dan menentukan gaya Anda sendiri.

Sementara "lambat" dapat dengan mudah merujuk pada kecepatan dekorasi, terkait dengan maksud dan tujuan yang lebih besar daripada sekedar merampungkan desain ruangan namun tidak mencapai tujuan yang diinginkan.

Menurut Baratta, dekorasi lambat mengakui bahwa gaya dan ruang berkembang dari waktu ke waktu, sehingga mendorong pemilik rumah untuk berinvestasi pada bagian yang ingin mereka pertahankan dan terus gunakan.

Dekorasi lambat mirip dengan gerakan "slow fashion" yang mengacu pada kualitas daripada kuantitas, berfokus pada pembelian produk berkualitas lebih baik daripada bahan yang diproduksi secara massal yang mudah rusak, aus, dan umumnya dianggap sekali pakai.

Ini juga merupakan upaya sadar lingkungan. Membeli produk berkualitas tinggi menghasilkan lebih sedikit produk yang dibuang atau diganti. Dekorasi yang lambat mendorong menemukan barang antik, membeli barang bekas tapi berkualitas, dan memperbarui barang lama untuk digunakan terus menerus. Ini melibatkan pembelian produk yang tidak hanya terbuat dari bahan yang berkelanjutan tetapi juga proses yang ramah lingkungan dan bisnis yang sadar lingkungan.

"Saat Anda membeli dengan niatan tertentu, Anda akan memiliki hubungan yang lebih kuat dengan barang-barang di rumah Anda," kata Baratta.

Manfaat  slow decorating

Mengenal <i>Slow Decoration</i>, Desain yang Mengacu pada Kualitas
Slow decorating atau dekorasi lambat menjadi tren desain rumah. Foto: Shutterstock

Dekorasi lambat menghilangkan tekanan untuk menyelesaikan sesuatu dengan cepat dan dorongan untuk membeli aneka barang kurang berkualitas yang pada akhirnya tidak akan efisien dalam penggunaannya.

Meluangkan waktu untuk mengembangkan dan memahami gaya pribadi juga akan membantu Anda merasa lebih percaya diri mendekorasi rumah kata desainer Jewel Marlowe dari Jeweled Interiors.

"Dekorasi yang lambat juga memungkinkan Anda membangun arus kas di antara pembelian, sehingga Anda dapat berinvestasi dalam barang berkualitas daripada mencoba meregangkan anggaran untuk membeli semuanya sekaligus," kata pemilik dan desainer utama di Lindsey's Eclectic Interiors Lindsey Putzier.

Meskipun barang berkualitas dan berkelanjutan pada umumnya lebih mahal, namun ada keuntungan di sisi lainnya yaitu kualitas dan tentu saja dapat dianggarkan. 

Lebih baik menabung untuk sedikit barang berkualitas yang akan bertahan lama dan efisien penggunaannya, daripada banyak barang yang mudah usang atau rusak dan pada akhirnya harus lekas diganti. Ujung-ujungnya Anda harus mengeluarkan biaya lain untuk membeli barang pengganti.

Manfaat lain adalah bahwa campuran potongan vintage, tekstur, dan barang-barang mahal memang dapat meningkatkan estetika barang-barang pasar massal yang terjangkau atau murah di rumah Anda. "Ini adalah sifat eklektik dan eksekusi yang memberikan tampilan high-end, lebih abadi," kata Marlowe.


(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id