Sinar Mas Land dan Jepang Setor Rp28 Miliar Bangun Infrastruktur

    Media Indonesia - 17 November 2020 14:38 WIB
    Sinar Mas Land dan Jepang Setor Rp28 Miliar Bangun Infrastruktur
    Sinar Mas Land gandeng perusahaan Jepang bangun infrastruktur. Ilustrasi: MI/Panca Syurkani
    Jakarta: Pemerintah gencar mengundang investor untuk membangun infrastruktur untuk membangun konektivitas di seluruh Indonesia. Apalagi pembangunan infrastruktur membutuhkan biaya besar sehingga tidak mungkin pemerintah menanggung sendiri semua investasinya.

    Salah satu investor yang tertarik terhadap proyek infrastruktur ialah Join-SML Investment Partners Pte Ltd (JSIP). Badan pengelolaan investasi bagi proyek infrastruktur ini dibentuk Sinarmas Land Limited (SML) dan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (Join) pada 9 November di Singapura.

    JSIP membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Jepang untuk turut berpartisipasi dalam bisnis infrastruktur mancanegara, khususnya di Indonesia. Sinarmas Land dan Join sepakat menyetor modal masing-masing senilai USD2 juta atau Rp28 miliar (kurs Rp14.055) dengan kepemilikan keduanya 50 persen.

    President dan CEO Join Tatsuhiko Takesada menyampaikan pihaknya berniat untuk terus berpartisipasi dalam proyek-proyek mancanegara, mulai dari membuka peluang investasi hingga mendukung perusahaan-perusahaan Jepang untuk ikut serta dalam pembangunan di sektor transportasi dan daerah urban. Tujuan pembentukan Join-SML Investment ialah menjadi perusahaan yang menangani investasi tersebut.

    "Kami senang dapat bekerja sama dengan Sinar Mas Land, pengembang properti terkemuka di Indonesia yang juga merupakan salah satu pilar Sinar Mas, salah satu grup konglomerasi terbesar di Asia. Kami akan bekerja sama dalam memajukan usaha ini," ujarnya.

    Group Chief Executive Officer Sinar Mas Land Michael Widjaja menambahkan bahwa pemerintah Indonesia sedang giat mendatangkan lebih banyak investasi untuk pembangunan infrastruktur. Badan pengelolaan investasi seperti JSIP akan menjawab kebutuhan pengembangan bisnis dari investor swasta asing.

    "Berbekal reputasi dan koneksi yang baik dari Join serta pengetahuan lokal dari Sinar Mas Land, JSIP akan mengelola penanaman investasi ke pengembangan infratrusktur dan pengembangan berorientasi transit (transit-oriented development/TOD) agar dapat memberikan kontribusi yang positif pada pengembangan township kami," ungkapnya.

    Kerja sama itu dilakukan Sinar Mas Land melalui Sinarmas Land Limited yang terdaftar di Bursa Singapura dan berkantor pusat di Singapura. Di Indonesia, Sinar Mas Land beroperasi melalui tiga anak perusahaan publik Indonesia, yaitu PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), dan PT Puradelta Lestari Tbk.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id