Reforma Agraria Dapat Meminimalisir Konflik Pertanahan

    Rizkie Fauzian - 04 Maret 2020 18:25 WIB
    Reforma Agraria Dapat Meminimalisir Konflik Pertanahan
    Reforma Agraria merupakan salah satu program nasional. Foto: Shutterstock
    Palembang: Reforma Agraria merupakan salah satu program nasional yang dapat menurunkan gini rasio kepemilikan tanah. Reforma Agraria merupakan suatu upaya korektif untuk menata ulang stuktur agraria yang masih timpang.

    "Reforma Agraria menjadi program unggulan untuk menurunkan gini rasio kepemilikan tanah, jika gini rasio tinggi, kita turunkan tetapi harus berhati-hati," ujar Sekjen Kementerian ATR, Himawan Arief Sugoto dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Maret 2020.

    Menurut Himawan, dengan adanya program Reforma Agraria juga dianggap dapat meminimalisir konflik pertanahan. Terutama Indonesia saat ini sedang menuju single land administration system.

    "Ini dapat memudahkan pengambilan keputusan pembuat kebijakan, pelaku usaha, masyarakat dalam pemanfaatan penggunaan tanah secara optimal," tambahnya.

    Selain itu, dalam Reforma Agraria terdapat aset reform dan akses reform. Aset Reform direalisasikan dengan mempercepat program redistribusi tanah kepada masyarakat.

    "Kita bekerja bersama dalam Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dalam melaksanakan akses reform. Kita juga sedang membuat program pemberdayaan agar petani bisa merasakan hasil dari aset reform yang dibuat," kata Himawan.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id