Hak Milik Apartemen dan Rumah Berbeda dalam UU Cipta Kerja

    Rizkie Fauzian - 08 Oktober 2020 21:09 WIB
    Hak Milik Apartemen dan Rumah Berbeda dalam UU Cipta Kerja
    Orang asing yang punya rumah atau tanah landed house boleh punya hak pakai. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A.Djalil menjelaskan bahwa kepemilikan Warga Negara Asing (WNA) terhadap properti di Indonesia hanya memiliki ruang rumah susun atau apartemen.

    "Kita tidak ada ubah apapun ketentuan yang ada dalam UU. Orang asing yang punya rumah atau tanah landed house boleh punya hak pakai. Yang dibenarkan di sini adalah rumah susun," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Menurut Sofyan banyak para ahli hukum yang mengatakan bahwa WNA tidak boleh memiliki rumah susun, karena apa di bawahnya ada tanah-tanah bersama.

    "Tanah bersama itu kalau 1.000 meter tapak atau rumah susun kemudian ada 1.000 unit/ruang, apartemen maka masing-masing punya satu meter karena tanah itu dibagi sesuai dengan jumlah apartemen tanah bersama," jelasnya.

    "Karena ada satu meter itu bagi pemilik rumah itu tidak peduli dengan tanah satu meter tapi karena konstruksi hukum HGB tidak boleh dimiliki orang asing maka selama ini yang terjadi perdebatan. Sebenarnya yang kita bolehkan adalah kepemilikan ruang yang namanya rusun," jelasnya.

    Di UU ini kemudian diatur kalau orang asing beli tanah bersama satuan rumah susun tidak ikut, tapi kalau tanah itu dijual kepada orang Indonesia kembali, maka tanah bersama kembali milik bersama.

    Jadi, apa yang diangkat oleh UU ini secara over all adalah sebenarnya praktik-praktik pemerintahan terbaik yang selama ini
    kita tidak bisa lakukan karena banyak sekali UU yang sangat sektoral itu yang distreamline oleh UU Ciptaker ini.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id