comscore

Bangunan Hijau Pertama di Papua, Begini Desain Pasar Thumburuni Senilai Rp104 Miliar

Rizkie Fauzian - 10 Februari 2022 17:45 WIB
Bangunan Hijau Pertama di Papua, Begini Desain Pasar Thumburuni Senilai Rp104 Miliar
Desain Pasar Thumburuni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Foto: Kementerian PUPR
Jakarta: Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya membangun Pasar Thumburuni guna menunjang kegiatan perekonomian masyarakat Papua Barat. Pembangunan ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.  

Baca juga: Bakal Direvitalisasi, Begini Desain Pasar Mardika di Ambon
Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Essy Asiah menjelaskan Pasar Thumburuni telah mengimplementasikan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH) pada tahap perencanaan dan konstruksinya menerapkan Building Information Modelling (BIM). Pasar Thumburuni menjadi pasar dengan Konsep BGH Pertama dan menerapkan BIM di Tanah Papua. 
Bangunan Hijau Pertama di Papua, Begini Desain Pasar Thumburuni Senilai Rp104 Miliar
Desain Pasar Thumburuni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Foto: Kementerian PUPR

"Harapan kami, penerapan prinsip BGH bukan hanya dalam tahap perencanaan, tetapi juga pelaksanaan, serta operasi dan pemeliharaan. Kami juga menerapkan BIM untuk bangunan di atas 2.000 meter persegi, sehingga Pasar Thumburuni dapat menjadi role model di Kabupaten Fakfak," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 Februari 2022.

Essy menambahkan, hal ini merupakan bentuk upaya Kementerian PUPR dalam mendorong penerapan smart and green building serta kemajuan teknologi konstruksi digital di seluruh Tanah Air. Untuk mewujudkan keberlanjutan Pasar Thumburuni, Pemerintah Kabupaten Fakfak agar menyiapkan manajemen pengelolaan yang baik dan profesional.
Bangunan Hijau Pertama di Papua, Begini Desain Pasar Thumburuni Senilai Rp104 Miliar
Desain Pasar Thumburuni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Foto: Kementerian PUPR

"Tidak lupa agar penyedia jasa melaksanakan 5T yaitu tepat waktu, tepat mutu, tepat biaya, tepat administrasi, dan tepat manfaat agar menjadi pasar yang bermanfaat untuk pedagang dan juga rakyat setempat," jelasnya. 

Pembangunan Pasar Thumburuni merupakan tindaklanjut dari Surat Bupati Fakfak terkait Permohonan Pembangunan Kembali Pasar Thumburuni yang terbakar akibat bencana kerusuhan sosial pada 2019. Pembangunan Pasar Thumburuni dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai prasarana perdagangan dan perekonomian rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih baik. 
Bangunan Hijau Pertama di Papua, Begini Desain Pasar Thumburuni Senilai Rp104 Miliar
Desain Pasar Thumburuni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Foto: Kementerian PUPR

Pasar Thumburuni merupakan pasar modern dengan luas lahan 9.568 meter persegi, luas bangunan 13.563 meter persegi dan tinggi bangunan empat lantai yang nantinya akan memenuhi kebutuhan pokok, pakaian dan elektronik masyarakat sekitar Kabupaten Fakfak 

Diharapkan dengan jumlah los sebanyak 974 unit dan kios 166 unit dapat mengakomodir aktivitas pedagang yang ada di Pasar Thumburuni. Pembangunan dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract (MYC) APBN TA 2021-2023 dengan nilai kontrak Rp104 miliar dan dan ditargetkan selesai dalam 570 hari. 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id