23 Rusun ASN Dibangun di 22 Provinsi

    Rizkie Fauzian - 10 Oktober 2021 14:04 WIB
    23 Rusun ASN Dibangun di 22 Provinsi
    Salah satu rusun ASN yang dibangun di Ambon. Foto: Kementerian PUPR



    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun 23 rumah susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, baru delapan rusun yang diserahterimakan.

    "Masih banyak ASN Kementerian PUPR yang membutuhkan hunian yang layak. Untuk itu, kami membangun sejumlah rusun di berbagai daerah di Indonesia untuk para ASN," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah dalam keterangan tertulis, Minggu, 10 Oktober 2021.

     



    Menurut Zainal Fatah, saat ini banyak ASN Kementerian PUPR yang ditugaskan di daerah untuk bertugas membangun infrastruktur dan perumahan. Para ASN tersebut terkadang bukan dari tempat asalnya dan terpisah dari keluarga sehingga membutuhkan fasilitas hunian seperti rusun ini.

    "Kami ingin para ASN Kementerian PUPR bisa meningkatkan kinerjanya di daerah. Rusun ASN ini nantinya bisa ditempati para pegawai yang bertugas dari berbagai unit organisasi di Kementerian PUPR," jelasnya.

    Sementara itu, Direktur Jenderal perumahan Khalawi Abdul Hamid menerangkan, Direktorat Jenderal Perumahan mulai melaksanakan pembangunan rusun untuk para ASN sejak 2018. Saat ini ada 23 tower rusun di 22 provinsi yang telah selesai dibangun, namun baru delapan yang diserahterimakan.

    "Kami berharap dengan tinggal di rusun ASN yang telah dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja makan ini, para pegawai yang tinggal bisa fokus dalam bekerja. Kami juga minta agar segala fasilitas yang ada di rawat dengan baik dan benar karena memanfaatkan anggaran APBN dalam pembangunannya sehingga lebih tahan lama usia pakainya," ungkapnya. 

    Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (PBMN) Kementerian PUPR Tri Agustiningsih menyatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka percepatan pemanfaatan pengelolaan rusun ASN Kementerian PUPR. 

    Pembangunan Rusun ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan hunian ASN kementerian PUPR, fasilitasi pejabat atau pegawai yang ditempatkan di daerah guna tercapainya peningkatan kinerja pegawai yang optimal.

    Biro PBMN kementerian PUPR juga sedang menyiapkan aplikasi Penghunian rusun ASN Kementerian PUPR Kementerian PUPR (ARUS) yang diintegrasikan dengan E-HRM Kementerian PUPR. 

    "Aplikasi tersebut akan mengakomodir mulai dari pendaftaran, verifikasi, validasi, Surat Izin Penghunian (SIP) dan penghunian sehingga dapat meningkatkan pengawasan dan pengendalian serta memudahkan pegawai yang akan mengajukan permohonan Rusun dan langsung dapat melihat ketersediaan Rusun yang ada," katanya. 

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id