Kepemilikan Properti Asing Diusulkan Menjadi 50 Tahun

    Rizkie Fauzian - 12 Juli 2019 18:41 WIB
    Kepemilikan Properti Asing Diusulkan Menjadi 50 Tahun
    Kepemilikan properti bagi Warga Negara Asing (WNA) ditambah menjadi 50 tahun. (Foto: Shutterstock)
    Jakarta: Real Estate Indonesia (REI) mengusulkan kepemilikan properti bagi Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia ditambah menjadi 50 tahun. Dalam peraturan sebelumnya, WNA diberikan jangka waktu hingga 30 tahun.

    "Tentang hunian orang asing, begitu kita sampaikan usulan tersebut anggota DPR sudah berjaga-jaga. Padahal seluruh dunia sudah terbuka dengan kepemilikan asing ini," ungkap Sekjen DPP REI Paulus Totok Lusida, Jumat, 12 Juli 2019.

    Menurut Totok, kepemilikan properti asing di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia dibatasi langsung hingga 90 tahun. Sementara di Kamboja dan Vietnam jangka waktunya hingga 50 tahun.

    "Kalau negara lain jangka waktunya langsung, tidak dipotong-potong seperti di Indonesia. Jadi dari 30 tahun langsung menjadi 50 tahun, terus diperpanjang lagi. Kalau setiap habis waktunya harus mengurus kembali izinnya jadi bingung," ucapnya.

    Meski kepemilikan asing ditambah, Totok memastikan jika aset tersebut tidak akan hilang. Pemerintah juga diminta membuat aturan yang lebih ketat terkait kepemilikan properti di Indonesia.

    "Properti tersebut tidak akan hilang, tapi kita harus melakukan perbaikan (aturan) agar kontrol pemerintah tetap ada, jadi tetap ada batasan. Tidak akan terjadi seperti zaman Belanda saat surat-surat kepemilikan properti belum jelas," katanya.

    Aturan kepemilikan hunian oleh WNA tersebut menjadi salah satu yang diusulkan agar masuk dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan yang segera dirampungkan pembahasannya oleh DPR RI pada September 2019.




    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id