Pasar Rumah Tapak Masih Menarik

    Rizkie Fauzian - 17 Oktober 2019 15:46 WIB
    Pasar Rumah Tapak Masih Menarik
    Ilustrasi rumah tapak. FOTO: Medcom.id/Rizkie Fauzian.
    Jakarta: Pasar properti khususnya rumah landed (tapak) dinilai menarik dan masih banyak diburu pencari hunian. Oleh karena itu, banyak pengembang optimistis dalam membangun proyek perumahan baru.

    "Pasar properti memang lesu, tapi pasar tidak hilang dan mereka cenderung memilih. Beberapa pengembang memang terlihat tidak jalan tapi ada juga yang bagus," kata Direktur PT Metropolitan Land Nitik Hening di Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Menurutnya, kondisi pasar properti masih lesu terutama setelah gelaran pemilihan umum (pemilu) yang dilakukan secara serentak. Namun setelah pemilu berakhir, sektor properti mulai bergerak normal.

    "Kita punya portofolio juga baik. Secara umum kita punya pasar di bawah Rp1 miliar dan juga juga Rp700 jutaan. Tapi setelah pemilu, pasar sudah relatif membaik," ungkap Nitik.

    Hal senada diungkapkan Head of Residential Keppel Land Supardi Ang. Menurutnya pasar properti sejak dua tahun lalu sudah mulai sepi. Kendati demikian, banyak pengembang properti yang masih meluncurkan proyek perumahan.

    "Kita optimistis, karena dua tahun lalu pasar properti tidak lebih bagus dari hari ini. Kita tetep bisa launching proyek. Jadi optimistis kita tetap ada pasar untuk perumahan," jelasnya.

    Supardi menambahkan, saat pengembang meluncurkan proyek terbaru, tentunya sudah melalui riset dan studi terlebih dahulu. Alasannya tentu saja melihat respons dari pasar.

    "Terutama saat launching kita juga lakukan riset. Kita lihat mana yang bisa diterima pasar dan sesuai," jelasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id