Penjualan Turun, Kenaikan Harga Rumah Tertahan

    Rizkie Fauzian - 14 Mei 2020 13:57 WIB
    Penjualan Turun, Kenaikan Harga Rumah Tertahan
    Harga rumah diperkirakan tertahan di triwulan kedua. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Survei Bank Indonesia menyebut kenaikan harga properti diperkirakan melambat pada triwulan II-2020. Hal tersebut merupakan imbas dari turunnya penjualan rumah hingga -43,19 persen secara tahunan.

    Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) mencatat pertumbuhan harga di triwulan II diperkirakan 1,56 persen atau lebih rendah 1,68 persen dari triwulan I-2020

    "Hal tersebut disebabkan perlambatan kenaikan harga tipe rumah kecil yang diperkirakan tumbuh 2,29 persen, lebih rendah 2,83 persen pada triwulan sebelumnya," tulis dalam laporan BI, dikutip Kamis, 14 Mei 2020.

    Sementara itu, secara triwulanan, pertumbuhan harga properti residensial pada triwulan II diperkirakan melambat dibandingkan sebelumnya. Hal ini terindikasi dari IHPR yang tumbuh 0,29 persen, lebih rendah 0,46 persen dari sebelumnya.

    Terbatasnya pertumbuhan tersebut bersumber dari perlambatan pertumbuhan harga seluruh tipe rumah. Harga rumah tipe kecil 0,45 persen, menengah 0,26 persen, dan kecil 0,17 persen lebih rendah dari masing-masing 0,61 persen, 0,57 persen, dan 0,19 persen pada triwulan sebelumnya.

    Sementara itu, berdasarkan wilayah, kenaikan harga properti residensial tertinggi diperkirakan terjadi di kota Medan sebesar 4,04 persen, diikuti Makassar 2,10 persen.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id