Harga Properti di Tangerang Stabil, Depok dan Bekasi Naik

    Rizkie Fauzian - 29 April 2021 16:04 WIB
    Harga Properti di Tangerang Stabil, Depok dan Bekasi Naik
    Harga properti di sejumlah kawasan mengalami kenaikan meski tak signifikan. Foto: Shutterstock



    Jakarta: Suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) mengalami penurunan tipis. Hal tersebut menjadi peluang konsumen yang berniat membeli properti.

    Apalagi sesuai dengan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI), dimana pada kuartal keempat 2020 terjadi penurunan harga properti, kenaikan suplai, dan turunnya permintaan secara nasional.

     



    Data lain menunjukkan bahwa indeks harga kota-kota satelit Jakarta relatif stabil dan hanya mengalami kenaikan atau penurunan secara tipis dibandingkan kuartal sebelumnya. 

    Di wilayah Banten, indeks harga properti Kota Tangerang mengalami kenaikan tipis dari 119,6 poin menjadi 122,3 poin pada kuartal empat 2020. 

    Sebaliknya indeks harga Kabupaten Tangerang justru mengalami penurunan tipis dari 116,8 poin menjadi 114,3 poin pada kuartal empat 2020. 

    Sedangkan Tangerang Selatan stabil pada posisi 114 poin. Indeks harga properti di Kabupaten Tangerang turun sebesar 2,1 persen secara kuartalan pada kuartal empat 2020. 

    Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan, hal ini merupakan pertama kalinya harga properti di kawasan sunrise property tersebut mengalami penurunan secara kuartalan dalam satu tahun terakhir. 

    "Turunnya harga properti di Kabupaten Tangerang ini masih dalam batas yang wajar. Kabupaten Tangerang selalu mengalami peningkatan harga setiap kuartalnya. Pada kuartal ini pengembang dan penyedia suplai mungkin melakukan sedikit penyesuaian harga untuk tetap menjaga minat pencari properti. Sedangkan secara tahunan, Kabupaten Tangerang masih mencatatkan kenaikan sebesar dua persen," jelas Marine.

    Sementara di wilayah Jawa Barat, indeks harga properti Depok mengalami kenaikan secara drastis dari 128,9 poin menjadi 138,2 poin pada kuartal empat 2020, Kota Bekasi naik tipis dari 119,2 poin menjadi 122,2 poin, dan Kabupaten Bekasi naik dari 109,4 poin menjadi 116,5 poin.

    Sementara Kota Bogor naik tipis dari 110,3 menjadi 110,8 poin pada kuartal empat 2020 sedangkan Kabupaten Bogor justru mengalami penurunan dari 128,4 poin menjadi 125,6 poin.

    Di sisi suplai properti, menurut data RIPMI menunjukkan bahwa kota-kota di Jabodetabek mengalami kenaikan suplai, hanya Kota Bogor saja yang mengalami penurunan suplai. 

    Indeks suplai properti Kota Bogor turun dari 120,5 menjadi 112,5 poin pada kuartal empat 2020, sedangkan Kabupaten Bogor naik dari 123,5 poin menjadi 143,9 poin, Depok mengalami kenaikan dari 106,4 poin menjadi 116,1 poin.

    Kota Bekasi naik drastis dari 138,7 poin menjadi 175,8 poin pada kuartal empat 2020 dan Kabupaten Bekasi juga naik drastis dari 240,5 poin menjadi 285,6 poin.

    Sedangkan di wilayah Banten, indeks suplai properti Kota Tangerang naik dari 135 poin menjadi 157,6 poin pada kuartal empat 2020, Kabupaten Tangerang naik dari 202,7 poin menjadi 227,3 poin dan Tangerang Selatan naik dari 97,9 poin menjadi 113,7 poin.

    "Kenaikan suplai properti di wilayah satelit Jakarta ini menjadi indikasi bahwa para pengembang fokus pada pembangunan hunian untuk kelas menengah dan menengah atas di kawasan-kawasan alternatif dengan harga yang lebih terjangkau," jelasnya.

    Sementara tren pencarian properti di kota-kota satelit DKI Jakarta melalui portal properti Rumah.com mengalami penurunan sebesar 14 persen pada kuartal empat 2020 dibandingkan kuartal sebelumnya. 

    "Turunnya tren pencarian properti pada wilayah-wilayah di Jabodetabek tersebut memang erat kaitannya dengan siklus properti tahunan, kuartal empat merupakan periode rendahnya permintaan properti karena banyaknya pengeluaran orang di akhir tahun," ungkap Marine.

    Selain itu pandemi covid-19 juga belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir sehingga masyarakat masih menahan diri untuk melakukan transaksi pengeluaran besar.


    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id