Memilih Hunian Bebas Banjir

    Rizkie Fauzian - 26 Maret 2021 10:01 WIB
    Memilih Hunian Bebas Banjir
    Memilih hunian yang bebas banjir. Foto: SwanCity



    Jakarta: Di kota-kota besar seperti Jakarta, banjir merupakan 'agenda tahunan' yang tidak dapat terelakkan. Hal ini karena sistem drainase di Jakarta hanya dapat menampung curah hujan berkisar 50 hingga 100 mm per hari. 

    Situasi ini perlu diwaspadai, sebab sebagai pusat pembangunan infrastruktur yang dikelilingi perumahan, menara, dan jalan, Jakarta tidak memiliki area penyerapan yang cukup dan sistem pengelolaan air yang layak. 






    Untuk itu, penting memilih hunian yang bebas banjir. Banjir tak hanya mengganggu keamanan, kenyamanan, kesehatan, tapi juga dapat merusak rumah yang mengakibatkan kerugian material. 

    Di sisi lain, dengan harga rumah yang terus meroket, ditambah berkurangnya lahan terbuka yang luas, dan situasi banjir di Jakarta, permintaan properti residensial di luar wilayah Jakarta semakin
    meningkat. 

    Misalnya di koridor barat Jakarta, seperti Tangerang, yang menjadi pusat perhatian karena lokasinya yang strategis menuju Jakarta dan pembangunan infrastruktur yang pesat, dan lainnya. 

    Oleh karena itu, SwanCity sebagai pengembang real estate memilih Tangerang untuk membangun hunian yang berfokus pada rumah berkualitas dan membangun komunitas, salah satunya adalah Daisan. 

    Selain itu, Daisan juga dibangun dengan sistem pengelolaan air pintar, mendukung keberlanjutan, dan menyediakan berbagai fasilitas modern untuk mewujudkan konsep kota layak huni.

    SwanCity berkolaborasi dengan Mitsubishi Estate Residence membangun hunian layak huni, Daisan. Dibangun dengan konsep masterplan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bebas dari ancaman banjir.

    Perumahan ini menitikberatkan konsep outdoor space dengan menciptakan “kehidupan di tepi danau” dengan hadirnya tiga danau buatan dan lebih dari 50 pocket parks. 

    Residential Sales Director SwanCity Arnold Montana menjelaskan, di Daisan, alam tidak hanya menjadi pemandangan, namun menjadi kesatuan fasilitas dan keseimbangan bagi hunian dan kehidupan penghuninya. 

    "Pengadaan danau berfungsi sebagai sistem pengelolaan air hujan guna mencegah banjir dan mendukung peningkatan kualitas hidup," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Maret 2021.

    Teknologi pengelolaan air pintar yang diaplikasikan di Daisan dapat membersihkan air dan memelihara danau pada tingkat ketinggian air normal. Hal tersebut memenuhi syarat untuk program Edge dan sertifikasi dari Bank
    Dunia.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id